Pertemuan Petro-Trump Dijadwalkan 3 Februari, Isu Narkoba Jadi Fokus Utama

pantau.com
16 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengonfirmasi bahwa dirinya akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada 3 Februari mendatang di Gedung Putih.

Konfirmasi tersebut disampaikan Petro dalam rapat kabinet yang disiarkan secara publik pada Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menyatakan bahwa tanggal pertemuan telah ditetapkan melalui komunikasi diplomatik antara pemerintah Kolombia dan Amerika Serikat.

Petro menekankan pentingnya pertemuan tersebut untuk membahas isu-isu yang sedang berlangsung antara kedua negara, terutama mengenai perdagangan narkoba.

Pertemuan ini akan menjadi pertemuan tatap muka pertama antara Petro dan Trump sejak Trump kembali menjabat sebagai Presiden AS.

Fokus pada Isu Narkoba dan Hubungan Diplomatik

Sebelumnya, Trump sempat menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengan Petro pada bulan Januari.

Trump menegaskan bahwa pencegahan perdagangan narkoba akan menjadi agenda utama dalam pertemuan mereka.

Ia juga memuji Petro setelah percakapan telepon yang berlangsung pada 7 Januari lalu, dan menyatakan keinginannya untuk menjalin komunikasi lebih lanjut di masa mendatang.

Pemerintah Amerika Serikat belakangan ini meningkatkan tekanan terhadap negara-negara di Amerika Latin terkait isu narkotika dan keamanan.

Trump bahkan secara khusus menargetkan Petro dalam pernyataan publiknya terkait kebijakan narkotika Kolombia.

Ketegangan dan Respons Petro

Pada 4 Januari, Trump melontarkan ancaman terhadap Presiden Kolombia tersebut, menyatakan bahwa mengambil tindakan terhadap Kolombia adalah "hal yang bagus".

Petro langsung merespons ancaman itu keesokan harinya melalui media sosial.

Dalam pernyataannya, ia menulis, "Di hadapan ancaman ilegal seperti itu, saya siap untuk mengangkat kembali senjata yang tidak seorang pun mau menyentuhnya," ungkapnya.

Petro juga menegaskan bahwa pertemuan dengan Trump merupakan langkah penting untuk menjamin keselamatan warga Kolombia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dishub Soal Penutupan Exit Tol Rawa Buaya Pakai Rantai: Pengurai Kemacetan, Bukan Tindakan Liar
• 3 jam laludisway.id
thumb
KBRI Tokyo Dukung Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Berlaga di Challenge Cup 2026
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hikmahbudhi dan DPN Kerja Sama Cetak Advokat Muda Berintegritas
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Legenda Vietnam Le Cong Vinh Merasa Timnas Indonesia Akan Menjadi Lawan yang Sangat Sulit di Piala AFF 2026
• 12 jam lalubola.com
thumb
Denmark Tegaskan Perbedaan Mendasar dengan AS Terkait Greenland
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.