Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 16 Januari 2026. Dua bibit siklon tropis, yakni 91W di pesisir timur Filipina dan 96S di Samudera Hindia selatan Jawa Timur, jadi pemicu peningkatan curah hujan, angin kencang, serta gelombang tinggi di Tanah Air.
Prakirawan BMKG Puji menjelaskan, bibit siklon 91W terpantau memiliki kecepatan angin maksimum 30 knot dengan tekanan minimum 1.000 hPa dan bergerak ke arah barat laut hingga utara. Dalam 48 jam ke depan, sistem ini berpeluang berkembang menjadi siklon tropis dengan kategori tinggi.
“Bibit siklon 91W memicu peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di Laut Sulu dan Samudera Pasifik timur Filipina. Selain itu terbentuk daerah perlambatan angin atau konvergensi serta pertemuan angin (konfluensi) dari utara Pulau Halmahera hingga Papua,” jelas Puji, dalam kanal YouTube BMKG, Jumat, 16 Januari 2026.
Baca Juga :
Ini Wilayah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 13-19 JanuariHujan lebat. Foto: Ilustrasi Medcom.id
Sementara itu, bibit siklon 96S berada di Samudera Hindia selatan Jawa Timur dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan minimum 1.003 hPa. Sistem ini bergerak ke arah barat hingga barat daya dan berpotensi berkembang dalam kategori rendah pada 48 jam mendatang.
Dampaknya, terjadi peningkatan angin lebih dari 25 knot di Samudera Hindia selatan Jawa Timur hingga Bali. Pola konvergensi dan konfluensi juga terbentuk dari selatan Pulau Sumbawa hingga pesisir selatan Jawa Timur, yang mampu memperkuat pembentukan awan hujan. Waspada Hujan Lebat Kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi cuaca signifikan di banyak wilayah. BMKG meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang di:
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Maluku
BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, dan operator transportasi laut untuk memantau pembaruan informasi resmi serta menghindari aktivitas berisiko saat cuaca memburuk.




