Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Penyewaan Kapal

suara.com
6 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Manajer PIS, Muhammad Umar Said, bersaksi di sidang korupsi Pertamina mengenai biaya acara golf Thailand.
  • Umar Said membantah pembiayaan oleh PT Jenggala Maritim Nusantara; peserta menanggung biaya masing-masing.
  • Ia mengakui pengembalian *free green fee* yang awalnya dibayar Dimas di Pondok Indah.

Suara.com - Manajer Shipping Business PT Pertamina International Shipping (PIS) Muhammad Umar Said membantah PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN) membiayai acara main golf di Thailand seperti yang dituduhkan jaksa penuntut umum (JPU). Ia menegaskan, para peserta yang mengikuti acara tersebut menanggung biaya masing-masing.

Hal itu dikatakan Umar Said saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Mulanya, kuasa hukum beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Adrianto Riza, Patra M Zen menanyakan kepada Umar Said mengenai adanya undangan dari Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim Dimas Werhaspati untuk mengikuti acara main golf di Thailand.

Menjawab pertanyaan itu, Umar Said menekankan, tidak ada undangan dari Dimas. Umar Said juga membenarkan saat dikonfirmasi para peserta membayar masing-masing untuk main golf tersebut.

"Bapak bilang biaya masing-masing?" tanya Patra.

"Betul," jawab Umar Said.

Patra kemudian mencecar Umar Said mengenai adanya komunikasi dengan para pejabat di PIS lainnya, mengenai rencana main golf yang dibiayai PT JMN atau PT Orbit Terminal Merak (OTM). Umar Said membantah adanya pembicaraan tersebut.

"Pada saat itu ada enggak rencana bapak ngobrol ke PIS, kita mau golf nanti difasilitasi oleh OTM, enggak perlu bayar, ada enggak?" tanya Patra.

"Tidak ada," jawab Umar Said.

Baca Juga: Dituding Rugikan Negara Rp2,9 Triliun, Kerry Riza: Itu Adalah Pembayaran atas Tagihan Saya

"Tahu enggak Anda soal itu?" tanya Patra.

"Tidak ada," tegas Umar Said.

"Dengan petinggi PIS ada rencana itu enggak?" cecar Patra.

"Tidak ada," tegas Umar Said.

Umar Said mengakui free green fee atau biaya untuk bermain di lapangan golf awalnya dibayar oleh Dimas. Namun, Umar Said menekankan, biaya itu dikembalikan setelah permainan atau sepulangnya ke Indonesia.

"Dikembalikan ya? Yang setahu bapak ya?" tanya Patra.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BPOM Jelaskan Alasan Minta Nestle Tarik Produk Susu Formula Bayi
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Komisi II DPR Nilai Semua Opsi Sistem Pilkada, Bukan Hal Mustahil
• 12 jam lalugenpi.co
thumb
KPK Bantah Lindungi Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Foto: Sukarelawan Penjaga Perlintasan Kereta di Tanah Abang
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Prilly Latuconsina Bingung Jelang Lebaran, Promosi Film dan Masak Rendang
• 17 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.