GenPI.co - Presiden Prabowo Subianto mengoreksi desain Ibu Kota Nusantara (IKN), karena salah satu pertimbangannya iklim panas di Kalimantan Timur.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan Prabowo meminta Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memperhatikan fungsi serta desain kawasan IKN.
“Misalnya, penambahan embung-embung. Sebab, di sana kan masalah iklim itu panas,” katanya dikutip dari Antara, Jumat (16/1).
Prasetyo Hadi mengungkapkan Kalimantan juga merupakan pulau yang banyak hutan, sehingga ada potensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Politikus Partai Gerindra itu menyampaikan Prabowo sudah meminta Kepala OIKN Basuki Hadimuljonmo, memerhatikan desain guna antisipasi karhutla.
Dia menyampaikan Basuki sudah melaporkan beberapa metode untuk pemasangan sensor panas di wilayah IKN, guna mendeteksi potensi karhutla.
“Kepala OIKN telah melaporkan, ada sejumlah metode dipasang sensor-sensor. Ini minta diuji coba terus,” ujarnya.
Sebelumnya, Prasetyo Hadi mengaku Prabowo meminta OIKN dan Kementerian PU, untuk melakukan perbaikan dan percepatan pembangunan.
Permintaan percepatan pembangunan IKN sebagai Ibu Kota Politik tersebut, dimaksudkan agar sesuai target, yakni 2028.
“Jadi, masih ada sejumlah hal yang Bapak memberi koreksi terhadap desain, kemudian terkait fungsi,” ucapnya. (ant)
Video viral hari ini:



