Komdigi ajak komunitas beri edukasi pemanfaatan teknologi saat darurat

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengajak para pegiat internet komunitas untuk mengambil peran aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi di situasi darurat.



"Kita perlu memberikan edukasi kepada masyarakat, mungkin ada terobosan teknologi di tengah keadaan darurat. Walaupun kita menggunakan Starlink, tapi jika energinya tidak ada, kita mungkin bisa menggunakan panel surya untuk bisa terkoneksi," jelas Wamen Nezar dalam keterangan pers yang diterima, Jumat.



Saat berkunjung ke School of Community Networks Indonesia di Yogyakarta, Kamis (15/1), Nezar mengatakan masyarakat perlu diberikan edukasi tentang cara agar tetap terkoneksi saat infrastruktur konektivitas dan listrik lumpuh.



Salah satunya adalah pengenalan terobosan teknologi alternatif yang tidak bergantung sepenuhnya pada jaringan listrik konvensional.



Menurut Wamen Nezar, kehadiran internet kini sudah seperti udara, seringkali tidak disadari namun sangat vital bagi kehidupan.



Pentingnya konektivitas ini baru benar-benar terasa ketika akses terputus, seperti yang baru saja terjadi dalam bencana banjir di wilayah Sumatra.



"Di daerah bencana, ternyata selain air, makanan, dan listrik, telekomunikasi menjadi kebutuhan yang sangat luar biasa. Begitu internet terputus, kita baru sadar kita dalam keadaan yang kritis," ujar Wamen Nezar.

Baca juga: Wamenkomdigi sebut jaringan telekomunikasi kebutuhan dasar masyarakat

Ia menceritakan keadaan pascabencana banjir di Provinsi Aceh membuat tantangan berat di lapangan, mulai dari meluapnya sungai karena terjadi pendangkalan hingga putusnya akses jembatan yang mengisolasi wilayah, seperti di Bener Meriah dan Bireuen.



Kondisi ini menyebabkan sulitnya akses untuk memperbaiki infrastruktur kelistrikan dan menara BTS yang rusak sehingga partisipasi komunitas menjadi faktor penting dalam upaya pemulihan pascabencana.



Wamen Nezar menegaskan pemerintah membuka pintu kolaborasi terhadap semua pihak untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur digital yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.



Ia mengatakan strategi pemulihan jaringan telekomunikasi dalam keadaan bencana harus melibatkan semua stakeholder tidak hanya pemerintah namun partisipasi semua pihak menjadi sangat strategis dalam keadaan darurat.



"Apa yang rekan-rekan lakukan sangat penting dalam rangka memperkuat ketangguhan infrastruktur telekomunikasi kita. Pemerintah membuka kolaborasi dengan semua pihak agar tujuan nasional no one left behind dalam transformasi digital bisa tercapai," kata Wamen Nezar.

Baca juga: Peran orang tua lindungi anak hingga rencana BYD bawa Denza B5

Baca juga: Akses Grok diputus hingga Britney Spears enggan tampil lagi di AS


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tanggal 16 Januari 2026 Ternyata Libur, Memperingati Hari Apa?
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Percepat Pemulihan Pascabencana di Jepara, Modifikasi Cuaca Dilakukan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Damai Hari Lubis Klaim Status Tersangkanya dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Dihentikan, Tak Lama Setelah Pertemuan di Solo
• 3 jam lalumerahputih.com
thumb
Haedar Nashir: Isra Mikraj Harus Dihidupkan dalam Kesalihan Berkehidupan
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ujian Nasional Spesialisasi
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.