Jakarta: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membeberkan alasan Presiden Prabowo Subianto memberikan masukan dan koreksi desain Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. Menurut Prasetyo Hadi, salah satu alasannya adalah letak IKN di kawasan beriklim panas dan berpotensi terjadi kebakaran hutan.
Ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Pras menyebut, salah satu masukan yang disampaikan Presiden Prabowo kepada Otorita IKN adalah penambahan embung di kawasan tersebut.
"Desain itu kan dalam artian luas juga ya. Termasuk fungsi itu kan misalnya sebuah kawasannya ini perlu di perhatikan desainnya dan fungsinya, contoh misalnya penambahan embung-embung," kata Mensesneg.
Baca Juga :
Presiden Tekankan Percepatan Pembangunan Gedung Legislatif dan Yudikatif di IKN"Karena disana kan masalah iklim, itu kan satu panas, kedua ada potensi karena di wilayah yang pulau yang banyak hutan, ada juga potensi kebakaran hutan. Jadi diminta untuk itu juga dipikirkan desain-desain untuk mengantisipasi," ujar Prasetyo.
Baca Juga :
Presiden Prabowo Sempat Ratas di IKN Bahas Progres Pembangunan"Dan kemarin kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa yang metode dipasang sensor. Ini diminta uji coba terus," tambah Prasetyo.



