tvOnenews.com - Rumor merapatnya Gaston Avila ke Persib Bandung sempat membuat Bobotoh berdebar.
Bek asal Argentina yang berstatus pemain Ajax itu ramai disebut-sebut sebagai calon pengganti Federico Barba, terlebih setelah aktivitas media sosialnya dibanjiri komentar dari suporter Maung Bandung.
Spekulasi tersebut kian menguat ketika nama Avila masuk dalam bursa pemain asing Persib. Namun, teka-teki itu akhirnya terjawab.
- Instagram @gastonavila.14
Alih-alih hijrah ke Liga 1 Indonesia, Avila justru memilih pulang ke klub lamanya, Rosario Central.
Media Belanda, Voetbalprimeur, menjadi pihak pertama yang mengonfirmasi keputusan tersebut. Ajax resmi melepas Gaston Avila dengan status pinjaman.
“Ajax untuk sementara waktu telah melepas Gastón Ávila. Bek asal Argentina berusia 24 tahun itu akan kembali ke klub lamanya, Rosario Central, dengan status pinjaman, demikian konfirmasi dari kedua klub,” tulis Voetbalprimeur dalam laporannya.
Keputusan peminjaman ini diambil setelah Ajax menilai Avila sulit mendapatkan menit bermain di skuad utama.
- Ajax Amsterdam
Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan solusi terbaik bagi semua pihak.
“Saat ini, tidak ada prospek baginya untuk mendapatkan waktu bermain bersama kami, jadi kesepakatan pinjaman baru adalah solusi terbaik untuk semua pihak. Kami berharap Gaston sukses di klub lamanya di Argentina,” ujar Beuker.
Di Argentina, kepulangan Avila disambut dengan emosi yang kuat. Media olahraga ternama Olé menjadikan momen ini sebagai headline utama.
Avila tercatat terakhir kali memperkuat Rosario Central pada 11 Desember 2021. Setelah itu, ia memulai perjalanan panjang yang membawanya berkarier di luar negeri, baik di Eropa maupun Amerika Selatan.
Yang menarik, keputusan Avila ternyata tidak didorong oleh faktor finansial.
Media Argentina dan Brasil menegaskan bahwa sang pemain lebih mengutamakan ikatan emosional dengan klub masa kecilnya dibandingkan tawaran yang lebih menggiurkan dari klub lain.
“Jika saya pergi ke Central, itu karena alasan emosional, bukan finansial. Central adalah segalanya bagi saya,” kata Avila, dikutip Olé.




