GenPI.co - Keluarga pendaki Gunung Slamet Syafiq Ridhan Ali Razan (18) menolak untuk dilakukan autopsi untuk mencari penyebab meninggalnya korban.
Wakil Kepala Polres Purbalingga Komisaris Polisi Agus Amjat Purnomo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait dengan tindak lanjut pemeriksaan.
Agus menjelaskan keluarga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Keputusan ini diperkuat dengan surat pernyataan tertulis.
Syafiq Ridhan Ali Razan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/1).
“Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan korban diperkirakan meninggal sekitar 15 hari sebelum ditemukan dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban,” kata dia, dikutip Jumat (16/1).
Agus mengungkapkan jenazah Syafiq ditemukan di jurang kedua lereng Pos 7 jalur pendakian Gunung Slamet via Gunung Malang, tepatnya di kawasan Watu Langgar, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.
Jenazah korban akhirnya bisa dievakuasi tim SAR gabungan dan tiba di Basecamp Gunung Malang pada Kamis (15/1).
Jenazah lalu dibawa ke RSUD dr R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis.
“Dari hasil visum luar tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” terang dokter Gunawan.(ant)
Simak video berikut ini:

:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-01-07-Suporter-PSM-Makassar-saat-menyaksikan-laga-melawan-Malut-United-2.jpg)


