Lansia Bisa Dapat Bansos Rp2,4 Juta per Tahun, Ini Cara Daftarnya

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Lansia menjadi salah satu kelompok prioritas penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, baik melalui program nasional maupun daerah. Seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, keberadaan bansos lansia dinilai krusial untuk menjaga kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat berusia di atas 60 tahun, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi rentan.

Salah satu skema bantuan sosial bagi lansia disalurkan melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam program ini, lansia berusia minimal 60 tahun yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin berhak menerima bantuan tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar, seperti kesehatan, gizi, dan kebutuhan hidup sehari-hari. Bantuan ini juga ditujukan untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga.

Meski demikian, tidak semua lansia otomatis menerima bansos. Pemerintah menetapkan sejumlah kriteria penerima, antara lain berusia di atas 60 tahun, tidak memiliki penghasilan tetap, hidup sendiri atau bergantung pada keluarga, serta tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pendataan ini menjadi kunci agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Selain PKH, Dilansir dari Budget Issue Brief (BIB) Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Sosial (Kemensos) juga memiliki program perlindungan sosial khusus lansia, yaitu Program Asistensi Lanjut Usia (ASLUT) yang kemudian berubah menjadi Program Bantuan Lanjut Usia (Bantu-LU) sejak 2019. Program ini ditujukan bagi lansia tidak potensial, tinggal sendiri atau hanya bersama pasangan, bukan penerima PKH, serta berada dalam kondisi sangat rentan, termasuk lansia yang terbaring di tempat tidur.

Pada 2019, besaran bantuan Bantu-LU sebesar Rp2.400.000 per tahun atau Rp200.000 per bulan. Selanjutnya pada 2020, nilai bantuan meningkat menjadi Rp2.700.000 per tahun dengan komponen bantuan langsung, dukungan keluarga perawat lansia, serta dana perawatan dan terapi sosial. Namun, keterbatasan kuota dan wilayah membuat program ini belum menjangkau seluruh lansia di Indonesia.

Sementara itu, PKH Komponen Lansia telah berjalan sejak 2016 dengan sejumlah penyesuaian kebijakan. Awalnya, program ini hanya menyasar lansia berusia 70 tahun ke atas. Pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020, besaran bantuan meningkat menjadi Rp3.000.000 per tahun atau Rp300.000 per bulan. Meski demikian, nilai tersebut masih berada di bawah garis kemiskinan nasional.

Baca Juga

  • Cara Cek Bansos 2026: Cek NIK DTSEN Terdaftar sebagai Penerima atau Tidak
  • Cara Cek Penerima Bansos PKH Januari 2026 via Online
  • Daftar Bansos yang Cair 2026, dari PKH hingga BPNT, Ini Cara Ceknya

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, penerima PKH Komponen Lansia baru mencapai sekitar 11 persen dari total populasi lansia. Bahkan, masih ditemukan ketidaktepatan sasaran, di mana sebagian rumah tangga lansia kelompok ekonomi atas tercatat sebagai penerima, sementara lansia dari kelompok ekonomi terbawah belum sepenuhnya terjangkau.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan lansia agar berpeluang menerima bansos, pendaftaran dapat dilakukan secara online maupun offline. Berikut tahapan yang dapat dilakukan:

Cara daftar bansos lansia secara online (melalui aplikasi):

Cara daftar bansos lansia secara offline (melalui desa/kelurahan):

Jika terdaftar dan ditetapkan sebagai penerima manfaat, lansia akan memperoleh bantuan sebesar Rp2.400.000 per tahun yang disalurkan secara bertahap. Pencairan bantuan dilakukan melalui bank Himbara atau PT Pos Indonesia, baik secara tunai maupun nontunai.Untuk jangka panjang, program bansos lansia diharapkan dapat terus diperluas cakupannya, baik dari sisi jumlah penerima maupun besaran bantuan, agar sesuai dengan kebutuhan hidup layak dan tantangan meningkatnya populasi lanjut usia di Indonesia.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menkop Tantang Milenial & Gen-Z Bangun Industri Sendiri Lewat Koperasi
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Australia Nonaktifkan 4,7 Juta Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Langkah Awal Larangan Medsos Ditegakkan Tegas
• 5 jam lalupantau.com
thumb
ASEAN Hyundai Cup 2026: Vietnam, Indonesia, dan Singapura Saling Sikut di Grup A
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rosan Pastikan Pelemahan Rupiah Tak Jadi Penghalang Investasi ke Indonesia
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
[FULL] Debat! dr Tifa dan Ade Darmawan Bicara Polemik Ijazah Jokowi | ROSI
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.