Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, resmi menutup rangkaian peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026. Acara puncak ini digelar dengan meriah di Lapangan Desa Butuh, Boyolali, Jawa Tengah, pada Kamis 15 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Menteri Yandri Susanto menekankan bahwa kemajuan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kemajuan desa-desanya. Ia menyatakan bahwa membangun bangsa harus dimulai dari akar rumput melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Desa Duda Timur yang terletak di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih juara Desa Digital. Penghargaan 'Lomba Bangun Desa Bangun Indonesia' diserahkan langsung oleh Menteri Yandri kepada desa-desa berprestasi.
Kepala Desa Duda Timur, I Gede Pawana, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa desa mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi. Digitalisasi di Desa Duda Timur dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan publik, transparansi pemerintahan, serta mempermudah akses informasi bagi seluruh warga.
Baca juga: Hari Desa Nasional 2026: Sejarah dan Tema Tahun Ini
Salah satu inovasi unggulan yang menarik perhatian adalah aplikasi desa yang mampu memetakan pendonor berdasarkan golongan darah. "Salah satu yang kami miliki adalah aplikasi yang bisa mencari letak warga berdasarkan golongan darah. Jika ada warga masyarakat yang butuh golongan darah, kita bisa lacak lewat aplikasi tersebut," ujar I Gede Pawana.
Keberhasilan ini disebut sebagai hasil kerja keras kolektif antara perangkat desa, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat. I Gede Pawana berkomitmen bahwa inovasi digital ini tidak akan berhenti sampai di sini, melainkan akan terus dikembangkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin lengkap dan berkualitas demi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi ribuan desa lainnya di Indonesia untuk terus berinovasi dan membuktikan bahwa desa adalah pilar utama kemajuan bangsa di era digital.


