New Delhi, VIVA – Perjuangan panjang harus dilalui Putri Kusuma Wardani untuk memastikan satu tempat di perempat final India Open 2026. Tunggal putri andalan Indonesia itu dipaksa bermain hingga tiga gim sebelum akhirnya menundukkan wakil Denmark, Line Højmark Kjaersfeldt, pada babak 16 besar.
Dalam laga yang berlangsung ketat, Putri KW menang dengan skor 15-21, 21-9, 21-18. Pertandingan ini menjadi ujian mental sekaligus adaptasi bagi Putri, terutama menghadapi permainan agresif Line serta kondisi lapangan yang cukup menantang.
Putri mengakui lawannya tampil solid sejak awal pertandingan. Strategi Line yang menekan sejak gim pertama membuatnya sempat kehilangan ritme permainan.
“Line cukup bermain baik hari ini dengan serangan-serangan yang dia punya, dia pakai untuk menyulitkan saya dan dia mencoba untuk membatasi bola atas dan menguasai setengah lapangan ke depan,” ujar Putri dalam keterangan yang dikutip PBSI.
Dominasi Line terasa jelas di gim pembuka. Pebulutangkis Denmark itu konsisten menekan area depan dan memanfaatkan akurasi serangan ke sudut-sudut lapangan.
“Gim pertama Line lebih banyak mencari setengah ke depannya dan terus menekan. Serangannya akurat di pojok-pojok jadi bikin saya agak sedikit goyah,” lanjutnya.
Memasuki gim kedua, Putri tampil jauh lebih tenang. Arahan pelatih menjadi kunci perubahan permainan, terutama dalam menyikapi kondisi lapangan yang berbeda dibanding hari sebelumnya.
Pada gim kedua, Putri menyebut dirinya mendapat arahan dari pelatih untuk bermain lebih aman dan tidak terburu-buru, mengingat kondisi lapangan yang lebih berangin dibandingkan hari pertama. Situasi tersebut memengaruhi arah shuttlecock yang kerap berubah sesaat sebelum dipukul, sehingga ia memilih mengalihkan pola serangan dengan lebih banyak mengarahkan bola ke tengah lapangan.
Pendekatan itu terbukti efektif. Putri mampu menguasai jalannya gim kedua dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan. Namun, pada gim ketiga, ia mengakui sempat menurunkan tensi permainan saat sudah mencapai poin krusial di atas angka 20.
Hal tersebut memberi kesempatan bagi Line untuk meraih banyak poin dan hampir menyamakan kedudukan. Putri juga menilai dirinya terlalu terburu-buru dalam upaya menyelesaikan pertandingan, yang menjadi pelajaran penting agar tidak terulang ke depan.





:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)