Jakarta, VIVA – Persija Jakarta menegaskan keseriusannya menatap putaran kedua Super League 2025/2026 dengan mendatangkan Alaeddine Ajaraie. Kehadiran penyerang asal Maroko itu bukan sekadar tambahan pemain asing, melainkan bagian dari strategi klub ibu kota untuk memperkuat daya dobrak di tengah persaingan papan atas yang semakin ketat.
Datang ke Jakarta dengan status pinjaman hingga akhir musim, Ajaraie langsung dihadapkan pada ekspektasi tinggi. Bermain untuk Persija berarti tampil di bawah sorotan publik besar, sesuatu yang disadari sepenuhnya oleh striker berusia 33 tahun tersebut.
Bagi Ajaraie, Persija menjadi fase baru dalam perjalanan kariernya. Ia melihat klub ini sebagai tempat untuk bekerja keras, beradaptasi cepat, dan memberi kontribusi nyata sejak awal bergabung.
- Persija
“Saat ini, Persija adalah rumah saya. Saya akan berjuang sepenuh hati untuk Persija, bekerja keras agar bisa beradaptasi secepat mungkin dan memberi kontribusi nyata,” ujar Ajaraie dikutip dari laman resmi klub.
Rekrutan Ajaraie melanjutkan langkah aktif manajemen Macan Kemayoran di bursa paruh musim, setelah sebelumnya memperkenalkan Fajar Faturrahman. Persija berupaya meracik komposisi tim yang lebih solid agar tampil konsisten di paruh kedua kompetisi.
Ajaraie sendiri resmi bergabung dengan Persija Jakarta sebagai pemain pinjaman dari klub Liga India, NorthEast United, hingga akhir Super League 2025/2026. Penyerang kelahiran Rabat, Maroko, 5 Januari 1993 itu diplot sebagai opsi tambahan di lini depan tim asuhan Mauricio Souza.
Rekam jejak menjadi alasan utama di balik perekrutannya. Ajaraie dikenal sebagai salah satu striker paling produktif di Asia Selatan. Pada musim Indian Super League 2024/2025, ia mencatatkan 23 gol dan tujuh assist, sekaligus menyabet penghargaan Pemain Terbaik kompetisi.
Produktivitas tersebut berlanjut pada musim 2025/2026. Bersama NorthEast United, Ajaraie mengemas 10 gol dan lima assist dari sembilan pertandingan di dua ajang berbeda, Durand Cup dan Super Cup. Catatan itu memperlihatkan konsistensi ketajaman yang menjadi nilai tambah bagi Persija.
Perjalanan karier Ajaraie juga mencerminkan proses panjang yang ditempuhnya. Ia memulai karier profesional bersama Widad Temara pada 2019, lalu memperkuat RS Berkane pada periode 2019–2020. Setelah itu, Ajaraie membela MAS Fes hingga 2022 sebelum melanjutkan karier ke Timur Tengah bersama Muaither SC pada musim 2022–2023.




