JAKARTA, KOMPAS.com - Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho meminta jajarannya berkoordinasi dengan pengusaha angkutan umum, baik bus dan travel, untuk memastikan kesiapan armada jelang persiapan arus mudik dan balik Idul Fitri 2026.
Kesiapan ini perlu dipastikan untuk menjamin keamanan dan keselamatan lalu lintas pada saat arus mudik dan balik kelak digelar.
“Koordinasi ini penting agar para pengusaha angkutan benar-benar mempersiapkan armadanya dalam kondisi laik jalan dan aman. Kendaraan harus dipastikan memenuhi standar keselamatan sebelum dioperasikan,” katanya di Jakarta, Jumat (16/1/2026), melansir Antara.
Selain armada, ia menilai, pengemudi angkutan umum juga memiliki peran penting dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas. Oleh karenanya, ia meminta agar mereka disiplin dalam berlalu lintas serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
Baca juga: Ini Jadwal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah
“Bagi para sopir, kami tekankan agar tidak ngebut, tidak ugal-ugalan, dan selalu mengutamakan keselamatan penumpang serta pengguna jalan lainnya. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Ia pun berharap, koordinasi ini dapat semakin menekan potensi kecelakaan lalu lintas, sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
Langkah ini, kata dia, juga sejalan dengan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang optimal selama momentum besar nasional seperti Hari Raya Idul Fitri.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang