Taruna Poltekpin Bahu-Membahu Pulihkan Aceh Tamiang

republika.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duka mendalam akibat bencana alam di Aceh telah menggerakkan solidaritas dari berbagai penjuru, termasuk dari para taruna Poltekpin (Politeknik Pengayoman Indonesia).

Di tengah sisa-sisa material banjir yang masih menumpuk, para calon kader pemimpin pemasyarakatan ini hadir membawa semangat pemulihan untuk membantu masyarakat kembali bangkit. Fokus utama aksi ini tidak hanya menyasar fasilitas publik, tetapi juga menyentuh area vital seperti lapas dan rumah dinas yang menjadi pilar pelayanan hukum dan kemasyarakatan di wilayah tersebut.

Baca Juga
  • Jaringan Nasional Lion Parcel Jadi Kunci Distribusi 10 Ton Bantuan ke Sumatera
  • Makna Isra Miraj bagi Kehidupan Kita
  • Promotor Konser BTS Ingatkan Army Waspada Penipuan dengan Modus Ini

Kehadiran para taruna di tengah kondisi pascabencana ini merupakan manifestasi nyata dari nilai kemanusiaan yang menjadi landasan pendidikan mereka. Melalui aksi bersih-bersih lingkungan ini, para taruna menunjukkan bahwa pengabdian bukan sekadar teori di bangku perkuliahan, melainkan kerja nyata di lapangan saat masyarakat membutuhkan pertolongan.

Keterlibatan mereka menjadi bukti bahwa institusi pendidikan di bawah naungan Kementerian Hukum hadir secara konkret untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah di Aceh Tamiang.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Kegiatan ini merupakan bentuk empati yang mendalam dari para taruna terhadap penderitaan warga Aceh yang kehilangan banyak hal akibat terjangan bencana. Dengan terjun langsung membersihkan lumpur dan puing, para taruna merasakan sendiri perjuangan masyarakat dalam bertahan hidup, yang kemudian menumbuhkan rasa kasih sayang dan solidaritas sebagai sesama anak bangsa. Empati inilah yang menjadi bahan bakar utama bagi mereka untuk bekerja tanpa lelah meski di bawah terik matahari dan tumpukan material yang kotor.

Aksi heroik ini juga mencerminkan karakter "Insan Pengayoman" yang harus memiliki kepekaan sosial tinggi terhadap krisis yang dialami masyarakat. Para taruna Poltekpin memahami bahwa pemulihan kondisi kejiwaan para warga binaan di dalam lapas serta anak-anak sekolah sangat bergantung pada kebersihan dan kenyamanan lingkungan mereka. Dengan membersihkan fasilitas-fasilitas tersebut, mereka sedang berupaya mengembalikan harapan dan senyum yang sempat redup akibat bencana.

Lebih dari sekadar bakti sosial, pengabdian ini merupakan sekolah kehidupan bagi para taruna untuk melatih kepemimpinan berbasis pelayanan. Di setiap ayunan sekop dan pembersihan saluran air, terselip doa dan tekad bahwa Aceh tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini. Semangat pengabdian inilah yang diharapkan terus melekat dalam jiwa setiap taruna hingga kelak mereka bertugas di tengah masyarakat secara penuh.

Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum (Ditjen AHU Kemenkum) mengonfirmasi bahwa rangkaian pemulihan ini dilakukan pada Kamis (15/1/2026). Kegiatan diawali dengan apel pengecekan kekuatan personel guna memastikan kesiapan fisik dan mental para taruna sebelum berjibaku di lapangan.

Pengarahan ketat terkait pembagian area kerja dan prosedur keselamatan kerja menjadi prioritas untuk menjamin efektivitas serta keamanan seluruh taruna selama bertugas.

Pada pelaksanaannya, kegiatan difokuskan di tiga lokasi utama: Lapas Kelas IIB Kuala Simpang, rumah dinas pegawai, serta Sekolah Dasar Islami Terpadu (SDIT) Darul Mukhlishin. Di Lapas Kuala Simpang, taruna bekerja keras membersihkan blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan klinik lapas agar layanan kesehatan dan pembinaan dapat segera berfungsi normal kembali.

Sementara itu, di SDIT Darul Mukhlishin, para taruna difokuskan pada pembersihan halaman sekolah dan normalisasi saluran air guna mencegah genangan air serta penyebaran penyakit pascabencana. Aksi berkelanjutan ini menegaskan komitmen Poltekpin dalam mendukung percepatan pemulihan Aceh Tamiang, sekaligus menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai tanggung jawab dan cinta tanah air bagi para calon perwira pengayoman.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Preview Tottenham Hotspur vs West Ham United: Misi Bangkit Thomas Frank di Derby London
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BRI Super League: Persib Kembali Berlatih, 6 Pemain Utama Masih Absen
• 17 jam lalubola.com
thumb
AS Umumkan Nama-nama Dewan Perdamaian Gaza, Ada Tony Blair-Marco Rubio
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Kebut Konstruksi 83 Hunian di Aceh Tamiang, Dibidik Rampung Sebelum Ramadan
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Modifikasi Cuaca Jakarta Dimulai, Kurangi Dampak Puncak Cuaca Ekstrem pada 18 20 Januari 2026
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.