Museum of the Future menjadi salah satu daya tarik wisatawan saat mengunjungi Dubai. Dilihat dari bentuk bangunan, Museum of the Future berbentuk torus (cincin atau lingkaran) tanpa tiang penyangga di tengah dengan fasad logam berlapis dan dihiasi kaligrafi Arab dari tiga kutipan terkenal dari Sheikh Mohammed terkait manifestasi serta ambisi Dubai akan masa depan bahwa kreativitas, inovasi, serta desain menjadi kunci membangun masa depan.
Ada tiga kutipan terkenal yang diantaranya:
We may not live for hundreds of years, but the products of our creativity can leave a legacy long after we are gone.
The future belongs to those who can imagine it, design it, and execute it. The future does not wait. The future can be designed and built today.
The secret of the renewal of life, the development of civilization and the progress of mankind lies in one word: innovation.
Tiga kutipan tersebut ditaruh dalam bangunan Museum of the Future sebagai arsitektur modern yang digabungkan dengan warisan budaya. Kaligrafi tak lagi hanya hiasan tetapi sebagai metafor masa depan yang tampak terlihat di dalam museum untuk dibangun atas pondasi bahasa, budaya, serta visi.
Berada di Sheikh Zayed Rod, bentuk bangunan torus atau cincin gedung Museum of the Future itu dilambangkan sebagai umat manusia, lalu bagian bawah torus difilosofikan sebagai bumi, serta void yang diartikan sebagai masa depan. Desain kaligrafi ini dibuat seniman Emirat Mattar bin Lahej yang menggunakan gaya kaligrafi Thuluth, skrip yang dikenal megah dan artistik yang cocok dengan karya arsitektur monumental.
Tak hanya desain yang megah dan berfilosofi, Museum of the Future ini menarik perhatian wisatawan karena kecanggihan teknologi di dalamnya serta gaya storytelling di tiap level yang tak membosankan. Pengunjung diajak untuk masuk ke masa depan pada tahun 2071 di mana seluruhnya menggunakan kecanggihan teknologi kecerdasan buatan.
Ada lima level di Museum of the Future yang dibuka untuk publik dari lantai satu hingga lima. Pada lantai 1, Future heroes dipusatkan untuk ruang ramah anak yang bisa dieksplorasi lebih jauh melalui aktivitas interaktif 'misi masa depan' dengan berbagai kegiatan edukatif serta kreatif untuk mengenalkan konsep inovasi dan masa depan.
Lantai 2, Tomorrow Today, area pameran publik ini berpusat pada teknologi masa kini dan masa depan yang dekat. Ditampilkan berbagai inovasi dari konsep transportasi masa depan seperti taksi listrik serta robot yang membantu pekerjaan manusia. Area ini juga mengarah langsung pada viewing deck, spot foto dengan latar bangunan ikonik Museum of the Future.
Naik ke lantai 3, Al Waha, area ini menjadi favorit pengunjung karena menjadi ruang relaksasi, refleksi, serta detoks digital yang didesain serba canggih dengan penuh teknologi mumpuni. Ada berbagai ruang terapi serta mediasi dari terapi sensori, meditasi, ruang relaksasi, serta interaksi menenangkan. Area ini cocok untuk sekadar rehat sejenak dan melihat bagaimana kecanggihan teknologi berkembang di masa depan.
Lantai 4, The Heal Institute, area ini berkembang pada ekologi, keanekaragaman hayati, serta masa depan lingkungan bumi. Ada ruang pameran 'Vault of Life' yakni perpustakaan DNA dengan ribuan spesies hewan, tumbuhan, laut, manusia, hingga serangga dengan gambaran singkat soal pentingnya konservasi dan keberlanjutan.
Pada Lantai 5, OSS Hope - Orbital Space Station, area ini menjadi langkah awal pengunjung masuk ke Museum of the Future. Pengunjung masuk ke dalam lift yang didesain mirip ruang stasiun orbit pada tahun 2071 dengan simulasi peluncuran, pemandangan bumi dari jendela shuttle, pameran teknologi ruang angkasa serta masa depan eksplorasi manusia luar angkasa dengan sensasi futuristik mumpuni.
Sementara itu, lantai 6 menjadi area restricted yang biasa digunakan untuk area VIP atau privat dan di lantai 7 digunakan sebagai ruangan untuk acara.
Tiap level dirancang sebagai perjalanan naratif masa depan dari luar angkasa di lantai 5, turun ke bumi dan lingkungan di lantai 4, ke arah kesejahteraan manusia di lantai 3, bergerak ke teknologi sekarang dan masa depan di lantai 2 dan berinteraksi dengan masa depan generasi muda di lantai 1.
Museum ini cocok bagi keluarga karena terdapat area bermain anak. Tiket bisa dipesan secara online maupun offline dengan harga AED 169 atau sekitar Rp767 ribu. Disarankan untuk membeli tiket secara online dan datang sesuai jam kunjungan yang dipilih demi menghindari kepadatan pengunjung.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474586/original/046955000_1768490504-1000104016.jpg)

