Surabaya: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyiapkan lima kereta tambahan sebagai antisipasi lonjakan penumpang selama libur panjang peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.
"Selama masa libur panjang Isra Mikraj, agar kebutuhan perjalanan masyarakat tetap terlayani secara optimal, kami siapkan sebanyak 43 perjalanan KA, terdiri dari 38 KA Reguler dan 5 KA Tambahan yang beroperasi mulai tanggal 15-18 Januari 2026,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono di Surabaya dikutip Media Indonesia, Jumat, 16 Januari 2026.
Menurut Mahendro, jumlah tersebut masih ditambah 12 KA yang melintasi wilayah Daop 8 Surabaya, sehingga total ada 55 KA yang beroperasi di wilayah tersebut. Untuk kapasitas tempat duduk, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan sebanyak 23.052 tempat duduk setiap hari, dengan rincian 20.866 tempat duduk pada KA reguler dan 2.186 tempat duduk pada KA Tambahan.
KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memesan tiket melalui kanal resmi, serta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan. Pelanggan juga diharapkan mematuhi aturan yang berlaku demi kelancaran dan kenyamanan bersama.
Baca Juga :
Operasional KA Tambahan Nataru Diperpanjang Hingga 31 Januari
"Dengan berbagai upaya tersebut, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api selama libur Isra Miraj," kata Mahendro.
KAI telah menyiapkan seluruh aspek pelayanan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan operasional perjalanan kereta api, hingga kesiapsiagaan petugas di lapangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi peningkatan jumlah penumpang.
Suasana penumpang di Stasiun Yogyakarta. Dokumentasi/Humas Daop 6 Yogyakarta. (metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)
“Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya berjalan sesuai standar keselamatan dan pelayanan. Kesiapan petugas di stasiun, di atas KA, serta di lintas juga terus ditingkatkan,” ujar Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi lokomotif, rangkaian kereta, serta fasilitas pelayanan penumpang di stasiun. Selain itu, pengaturan alur penumpang di stasiun terus dioptimalkan untuk menghindari kepadatan dan memastikan kenyamanan pelanggan.



