Sampai Buat Tunggal Putra Peringkat ke-3 Dunia Mundur, BWF Akui Adanya Masalah Polusi Udara di Ajang India Open 2026

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Gelaran India Open 2026 yang berlangsung sejak tanggal 13 Januari mendapat banyak kritikan dari para peserta maupun penggemar.

Salah satunya, kualitas udara di India yang buruk mendapat sorotan dari sejumlah atlet yang berpartisipasi.

Salah satunya, tunggal putra peringkat ketiga dunia Anders Antonsen yang memilih untuk mengundurkan diri dari India Open 2026 karena polusi yang dianggapnya tidak baik untuk kesehatan.

Pebulutangkis Denmar, Anders Antonsen
Sumber :
  • PBSI

Terkait hal tersebut, baru-baru ini Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengakui adanya kendala kualitas udara selama penyelenggaraan India Open 2026.

BWF dalam pernyataan resminya menyebut jika hal tersebut terjadi karena faktor musiman, terutama kabut asap dan suhu dingin, di India.

Mereka menilai jika hal itu mempengaruhi kualitas udara serta kondisi temperatur di dalam arena pertandingan sepanjang pekan turnamen.

BWF menyatakan telah berkomunikasi dengan para pemain dan tim peserta untuk meninjau kondisi venue, menyusul masukan yang disampaikan atlet serta sorotan media internasional.

Meski menghadapi tantangan tersebut, BWF menegaskan hasil evaluasi menunjukkan Indira Gandhi Sports Complex tetap menjadi peningkatan signifikan dibandingkan venue sebelumnya, KD Jadhav Stadium, dari sisi infrastruktur.

Ilustrasi Servis bulutangkis
Sumber :
  • Antara

“Kami mengakui adanya tantangan yang berkaitan dengan kondisi musiman, termasuk kualitas udara dan suhu di dalam venue,” demikian pernyataan BWF.

Tak hanya soal polusi udara, BWF juga menyebut berbagai persoalan seperti kebersihan dan sanitasi telah ditangani secara cepat oleh Badminton Association of India (BAI) selaku penyelenggara lokal.

BWF menambahkan, seluruh masukan yang dihimpun selama India Open 2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan penyelenggaraan kejuaraan selanjutnya di venue yang sama, termasuk Kejuaraan Dunia BWF yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang, saat kondisi cuaca diperkirakan lebih kondusif.

(ant/akg)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Aceh Utara Usulkan Revitalisasi 11.929 Hektare Sawah Terdampak Banjir ke Menteri Pertanian
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Crazy Rich China Mulai Tinggalkan Singapura, Pindah ke Mana?
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Sosok Ibu Lewat Madani Visual Parade PNM
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Berani Kritik dan Kode Rakyat di ‘Mens Rea’
• 15 jam lalufajar.co.id
thumb
Libur Isra Mikraj, Tol Jakarta-Cikampek dan MBZ Macet Parah hingga 5 Km
• 14 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.