GenPI.co - Minyak pohon teh terkenal karena berbagai manfaatnya untuk kulit dan rambut, mulai dari mengatasi jerawat hingga ketombe.
Meski alami, minyak pohon teh tidak selalu bebas risiko.
Salah penggunaan atau pemakaian berlebihan bisa menimbulkan efek samping serius.
Dilansir Health, sebelum memutuskan untuk menambahkan minyak pohon teh ke rutinitas perawatan, penting untuk memahami risikonya. Apa saja?
1. Beracun jika tertelanMinyak pohon teh hanya boleh digunakan secara topikal pada kulit atau rambut.
Menelannya bisa menyebabkan kebingungan, kantuk, dan gejala serius lainnya.
2. Potensi alergiMeski minyak pohon teh sudah diencerkan, beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi.
Cobalah oleskan sedikit pada bagian dalam lengan dan tunggu 24 jam untuk memastikan tidak ada iritasi.
3. Hati-hati untuk anak dan ibu hamilKarena keterbatasan data keamanan, minyak pohon teh tidak disarankan untuk digunakan pada anak kecil.
Jika sedang hamil atau menyusui, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
4. Konsultasi untuk kondisi kulit seriusMinyak pohon teh bisa membantu masalah kulit ringan.
Namun, bagi penderita psoriasis, eksim parah, dan ketombe membandel, sebaiknya tetap periksa ke dokter kulit.
5. Gunakan secukupnyaPenggunaan berlebihan bisa membuat kulit kering atau iritasi.
Mulailah dengan pemakaian sekali seminggu, lalu tingkatkan atau kurangi sesuai kondisi kulit. (*)
Lihat video seru ini:




