JAKARTA, DISWAY.ID-- Pukul 05.00 WIB, saat ufuk timur Jakarta masih menyisakan rona gelap, gerbang Asrama Haji Pondok Gede sudah tampak hidup.
Tidak ada suara kantuk. Yang terdengar justru derap langkah yang serempak.
Suara gemuruh dan yel-yel dari masing-masing Kompi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, terus mendekati gerbang.
Sebanyak 1.658 calon PPIH Arab Saudi 2026 berdiri tegak sesampai di barisan titik star, tak jauh dari gerbang itu.
BACA JUGA:Cermin Bangsa di Tanah Suci, Petugas dan Jemaah Haji 2026 Diminta Bijak Bermedsos
Bukan untuk berangkat ke bandara, melainkan untuk menaklukkan aspal jalanan sepanjang 5 kilometer.
Pagi itu bukan sekadar jalan sehat biasa. Di barisan paling depan, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, tampak menyemangati dan mengikuti olahraga.
Pluit start pun ditiup, Dahnil diikuti sejumlah pejabat Kemenhaj dan tim fasilitator Diklat "tancap gas".
Masing-masing kompi mengular panjang di belakang barisan Wamenhaj.
Tampak kekompakan, kegembiraan, terpancar dari peserta yang sudah sepekan ini serius menjalani Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di dalam lingkungan Asrama Haji.
BACA JUGA:Sekjen Kemenhaj Ungkap Tiga Indikator Sukses Haji 2026
"Olahraga seru, sambil rekreasi di luar asrama, badan sehat untuk menjeput hati jemaah haji," ujar Mohammad Azhar, PPIH dari Layanan Umum.
Dalam perjalanan, antusias peserta juga ditandai menjaga ketertiban meski lalu lintas Jalan Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, masih lengang.
Udara pagi sejuk, bagi peserta track semakin menyenangkan apalagi melewati Jalan Halim Perdanakusuma yang tembus belakang Asrama Haji.
Puncak emosional terjadi saat finish. Hujan mulai turun membasahi bumi Pondok Gede. Namun, alih-alih bubar mencari tempat berteduh masing-masing, Wamenhaj justru mengajak peserta duduk bersila di ruang GSG, Gedung Serbaguna di komplek asrama.
- 1
- 2
- 3
- »





