JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui TCWC Jakarta merilis pembaruan kondisi Siklon Tropis Nokaen dan dua bibit siklon, Sabtu (17/1/2026) pukul 07.00 WIB.
BMKG menyatakan dampak tidak langsung sistem-sistem tersebut terhadap cuaca dan kondisi perairan di Indonesia diprakirakan berlangsung dalam 24 jam ke depan hingga Minggu (18/1/2026).
Menurut pemantauan terkini, Siklon Tropis Nokaen terpantau di Laut Filipina sebelah utara Sulawesi Utara, sementara dua bibit siklon tropis lainnya, yakni 96S dan 97S, juga berada di sekitar wilayah Indonesia.
Ketiganya bergerak menjauhi Indonesia, namun tetap memberikan dampak tidak langsung yang perlu diwaspadai.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG 17-18 Januari 2026: Ini Wilayah dengan Potensi Hujan Lebat-Sangat Lebat
Siklon Tropis Nokaen di Utara Sulawesi UtaraBMKG mencatat Siklon Tropis Nokaen memiliki kecepatan angin maksimum 40 knot (sekitar 75 km/jam) dengan tekanan udara minimum 996 hPa.
Dalam 24 jam ke depan, intensitas Nokaen diprakirakan persisten pada kategori 1 dan bergerak ke arah barat laut, menjauhi wilayah Indonesia.
Meski demikian, sirkulasi angin dari Nokaen berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat di Kalimantan Utara bagian utara.
Gelombang laut setinggi 1,25-2,5 meter juga berpeluang terjadi di perairan Sangihe–Talaud serta Samudra Pasifik utara Maluku, yang berisiko bagi aktivitas pelayaran.
Selain Siklon Nokaen, Bibit Siklon Tropis 96S terpantau berada di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Timur dengan kecepatan angin maksimum 25 knot (46 km/jam) dan tekanan udara minimum 1000 hPa.
Baca Juga: BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia 17–20 Januari 2026
BMKG menilai bibit siklon ini memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis.
Dalam periode 24 jam ke depan, bibit 96S diprakirakan bergerak ke arah barat daya, menjauhi Indonesia.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- Siklon Tropis Nokaen
- cuaca ekstrem
- hujan lebat
- gelombang tinggi
- bibit siklon tropis




