Jakarta: Haji plus menjadi pilihan banyak calon jemaah yang menginginkan masa tunggu dengan fasilitas lebih nyaman. Memasuki tahun 2026, pemahaman mengenai rincian biaya haji plus dan keunggulannya menjadi hal penting agar calon jemaah dapat merencanakan keberangkatan dengan lebih matang sesuai dengan kebutuhan. Apa itu haji plus? Merangkum dari laman Alhijaz Tour & Travel, haji plus merupakan program haji resmi yang dikelola oleh pihak swasta atau travel yang telah memiliki izin Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) di bawah pengawasan Kementerian Agama (Kemenag). Keunggulan haji plus Dibandingkan dengan haji reguler, program haji plus ini menawarkan sejumlah keunggulan, di antaranya sebagai berikut: 1. Antrean jauh lebih cepat Jemaah haji plus tidak perlu menunggu hingga puluhan tahun untuk dapat melaksanakan ibadah seperti haji reguler. Dengan Haji Plus, estimasi keberangkatan biasanya hanya sekitar 5–7 tahun saja. 2. Hotel mewah & dekat masjid Jemaah haji akan menginap di hotel bintang empat atau lima yang lokasinya sangat dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, sehingga tidak lelah saat ingin beribadah. 3. Lokasi tenda (maktab) strategis Saat di Arafah dan Mina, jemaah haji mendapatkan fasilitas tenda VIP yang jaraknya lebih dekat ke tempat lempar jumrah, sehingga lebih menghemat tenaga. 4. Pelayanan penuh & intensif Selain itu, tersedia juga tim pendamping, pembimbing ibadah, hingga dokter pribadi yang selalu siaga membantu selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Haji plus sangat cocok bagi jemaah yang butuh perhatian ekstra terutama para lanjut usia (lansia).
Baca Juga :
Dahnil: Kami Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Bebas Korupsi(Ilustrasi. Foto: Dok MI) Syarat daftar haji plus 2026 Apabila hendak mendaftar program haji plus terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh para calon jemaah, di antaranya sebagai berikut dilansir dari Jejak Imani:
- Beragama Islam.
- Minimal berusia 12 tahun saat daftar dan minimal 18 tahun saat berangkat.
- Scan KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Scan surat nikah bagi suami/istri.
- Scan Paspor dengan masa berlaku minimal satu tahun.
- Nomor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
- Biaya setoran awal USD4,5 ribu–USD5 ribu atau sekitar Rp76 juta–Rp84 juta.
- Surat keterangan sehat.
- Surat pernyataan masuk daftar waiting list.
- Surat kuasa pemilihan travel haji khusus.
- Pas foto warna terbaru (latar putih, wajah terlihat 80 persen, tanpa kacamata hitam, wanita wajib berjilbab, tidak menggunakan baju dinas. 5 lembar ukuran 2x3, 20 lembar ukuran 3x4, dan 10 lembar ukuran 4x6.
- USD12,5 ribu untuk paket satu kamar empat orang (quad).
- USD13 ribu untuk paket satu kamar tiga orang (triple).
- Paket haji plus bintang empat ini berdurasi selama 25 hari.
- Hotel bintang empat dan pesawat Saudia/Garuda.
- USD15,3 ribu untuk quad.
- USD16 ribu untuk triple.
- Paket haji bintang lima berlangsung selama 25 hari.
- Hotel bintang lima dan pesawat Saudia/Garuda .
- Tiket pesawat pulang pergi (pp).
- Hotel Makkah dan Madinah.
- Bus transportasi Saudi.
- Makan tiga kali sehari (menu Indonesia).
- Asuransi perjalanan.
- Muthawif atau pembimbing ibadah.
- Handling Jakarta dan Saudi Arabia.
- Air zamzam jika diijinkan otoritas Saudi.
- PCR di Saudi atau kepulangan jika ada.
- Perlengkapan Haji (koper besar, tas paspor/selempang, seragam (batik haji), kain ihram dan sabuk ihram untuk laki-laki, mukena untuk wanita, buku panduan haji, buku doa, ID card). (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

