Kanada dan China Sepakati Perjanjian Dagang Baru

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews- Beijing,China

Kunjungan perdana Mark Carney ke Beijing menandai berakhirnya ketegangan dan dibukanya akses pasar kendaraan listrik.

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, Jumat 16 januari 2026 mengakhiri kunjungan kenegaraannya ke Beijing pekan ini dengan membawa hasil yang ia sebut sebagai kesepakatan dagang "awal namun monumental." Langkah ini menandai berakhirnya periode panjang ketegangan diplomatik antara kedua negara dan pengakuan atas lahirnya "tatanan dunia baru."

Kunjungan Carney merupakan kehadiran pemimpin Kanada pertama di Beijing dalam hampir satu dekade. 

Misi utama diplomatik ini bertujuan untuk mencairkan hubungan yang sempat membeku sekaligus upaya strategis Ottawa mengurangi ketergantungan ekonomi yang ekstrem terhadap Amerika Serikat.

"Tujuan utama untuk menyetel ulang atau mengkalibrasi ulang hubungan dengan China telah tercapai dalam perjalanan ini," ujar Guy Saint-Jacques, mantan Duta Besar Kanada untuk China, menilai signifikansi pertemuan tersebut.

Navigasi di Tengah Tekanan Washington

Pergeseran arah kebijakan luar negeri Kanada ini terjadi di saat yang krusial. Saat Carney berada di Beijing, Presiden AS Donald Trump menyatakan kepada media bahwa AS tidak membutuhkan produk-produk Kanada. 

Pernyataan tersebut mempertegas urgensi bagi Carney untuk mendiversifikasi pasar ekspor Kanada, yang saat ini 70 persennya masih bergantung pada pasar AS.

Meski demikian, dinamika politik Washington tetap tidak terduga. Tak lama setelah Presiden Xi Jinping dan PM Carney mengumumkan kesepakatan, Trump melunakkan retorikanya. 

"Jika Anda bisa mendapatkan kesepakatan dengan China, Anda harus melakukannya," ujar Trump di Gedung Putih.

Di Beijing, Carney menegaskan bahwa kemitraan ini adalah upaya memosisikan Kanada dalam realitas global saat ini. 

"Kami melihat dunia sebagaimana adanya, bukan sebagaimana yang kita inginkan," tegas Carney, sebuah pernyataan yang selaras dengan pandangan Beijing mengenai berakhirnya hegemoni tunggal AS.

Peluang Ekonomi dan Kritik Domestik

Kesepakatan yang dicapai mencakup izin masuk hingga 49.000 kendaraan listrik (EV) China ke pasar Kanada. Sebagai imbalannya, China menurunkan tarif untuk komoditas unggulan Kanada seperti kanola, lobster, makanan laut, dan kacang polong mulai Maret mendatang.

Namun, kebijakan ini tidak lepas dari kritik tajam di dalam negeri. Pemimpin Konservatif, Pierre Poilievre, mempertanyakan perubahan sikap Carney yang sebelumnya menyebut China sebagai ancaman keamanan nasional. 

Sementara itu, Perdana Menteri Ontario, Doug Ford, mengkhawatirkan dampak pengurangan tarif EV terhadap pekerja otomotif Kanada.

Lynette Ong, profesor ilmu politik dari University of Toronto, mencatat bahwa China pun sebenarnya berada di bawah tekanan untuk memperkuat hubungan dagang demi menggerakkan kembali ekonominya yang sedang lesu.

Antara Stabilitas dan Risiko

Vina Nadjibulla, Wakil Presiden Asia Pacific Foundation of Canada, menyebut pernyataan bersama kedua negara sebagai pencapaian paling signifikan. 

"Ini adalah langkah berani Carney untuk memosisikan Kanada dalam tatanan geopolitik yang terus berkembang, dengan harapan memetakan jalur kemandirian strategis," ungkapnya.

Meski demikian, para ahli mengingatkan adanya risiko laten. Michael Kovrig, penasihat senior International Crisis Group, memperingatkan bahwa China sering menggunakan perdagangan sebagai pengungkit politik.

"Sejarah menunjukkan kebijakan terhadap China sering mengikuti siklus: optimisme, gesekan, lalu pengendalian kerusakan. Tujuan kali ini seharusnya adalah stabilisasi, bukan sekadar transformasi," pungkas Kovrig.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cita Rasa Unik Kopi Robusta dari Mesin Sangrai Gerabah
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Kepergok Bobol Rumah Pensiunan Polisi, Wanita Ini Diamuk Massa
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Ketegangan dengan AS Memuncak, Rudal Iran Disiagakan Penuh
• 20 jam laluidntimes.com
thumb
Gelombang Protes Mereda, Iran Akan Pulihkan Akses Internet Secara Berkala
• 29 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Adian Minta Negara Hadir Cari Warga Hilang di Tambang Antam Pongkor
• 1 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.