Menjelang Imlek, Lapak Ornamen Merah Meriah Hiasi Kawasan Glodok

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, kawasan Pecinan Glodok Pancoran, Jakarta Barat, mulai dipenuhi pedagang pernak-pernik khas Imlek. Trotoar di sekitar pintu gerbang kawasan tersebut tampak berubah menjadi deretan lapak bernuansa merah.

Pantauan Kompas.com di lokasi pada Sabtu (17/1/2026), para pedagang ornamen berjejer di trotoar dekat pintu masuk kawasan Glodok Pancoran. Lapak-lapak dagangan didirikan di bawah tenda sederhana, dengan warna merah yang mendominasi berbagai hiasan.

Beragam ornamen Imlek dijajakan, mulai dari lampion, tempelan pintu, aneka gantungan, hiasan rumah, amplop angpao, hingga lampu hias.

Baca juga: Sambut Imlek 2026, Pramono Bakal Gelar Lomba Lampion di Sudirman hingga Glodok

Meski suasana perdagangan mulai terasa, kawasan tersebut belum tampak ramai pembeli. Hujan yang turun cukup deras membuat sebagian warga enggan berhenti atau berlama-lama mengunjungi lapak pedagang.

Bahkan, sejumlah pedagang terlihat menutup dagangannya karena hujan yang terus mengguyur kawasan Glodok Pancoran.

Kendati demikian, masih ada pembeli yang berkeliling untuk mencari ornamen Imlek yang akan dipasang di rumah.

Salah satunya Cintya (41), warga Depok, yang mengaku rutin berkunjung ke kawasan Glodok setiap menjelang perayaan Imlek.

"Sudah setiap tahun, kan ada beberapa ornamen yang harus dibeli juga, saya jauh dari Depok ke sini karena harga sama kualitas juga bagus," ungkap Cintya.

Ia memilih berbelanja di Glodok karena banyak pilihan ornamen yang unik untuk merayakan Imlek.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Parkir Sembarangan di Glodok Pancoran Picu Kemacetan, Dishub Turun Tangan

"Ada beberapa yang unik, kayak lampion ada yang lucu-lucu, terus angpao juga, kalau harga variatif ya tapi setahu saya murah lah," jelasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Susunan Pemain Persija setelah 2 Pemain Baru Datang di Bursa Transfer Paruh Musim BRI Super League 2025/2026
• 6 jam lalubola.com
thumb
Buat Paspor Baru: Syarat, Cara hingga Biaya
• 1 jam laludetik.com
thumb
4 Korban Banjir Bandang Aceh Tengah Masih Hilang
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
TNI intensifkan layanan kesehatan warga terdampak di tiga kabupaten
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
• 8 menit lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.