JAKARTA – Front Persaudaraan Islam (FPI) menanggapi materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk Mens Rea. FPI menilai materi tersebut mengandung unsur penistaan agama karena menyinggung sholat yang merupakan kewajiban umat Islam.
Dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani Ketua Umum DPP FPI Muhammad Alatas, FPI menyatakan kecaman keras terhadap pihak yang menjadikan simbol dan ajaran Islam sebagai bahan candaan.
FPI menegaskan, kritik yang disampaikan Pandji terhadap pemerintah melalui materi komedi dinilai sah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kritik terhadap penguasa dianggap wajar dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.
“Bahwa kritik yang dilakukan Pandji terhadap perilaku penguasa dalam materi komedinya adalah hal wajar dalam kehidupan bernegara, yang perlu menjadi perhatian pemerintah sebagai bagian dari upaya perbaikan pemerintah,” ujar Alatas dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).



