Manufaktur Baterai Selesai Diinstalasi Jadi Tonggak Baru Ekosistem EV Nasional

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Karawang: BPI Danantara selaku pemegang saham Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID konsisten mengawal pembentukan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia. 
 
MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) bekerja sama dengan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Brunp, Lygend (CBL) membentuk perusahaan patungan (joint venture) yakni PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB). Perusahaan itu akan menjadi ujung tombak dalam pengembangan Ekosistem Baterai Terintegrasi. 
 
CATIB saat ini tengah membangunan Fasilitas Produksi Battery Cells, Module & Pack yang direncanakan memiliki kapasitas awal sebesar 6,9 GWh pada fase pertama dan akan diekspansi hingga mencapai kapasitas total 15 GWh pada fase kedua. Proyek ini dibangun di kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Kabupaten Karawang dengan total luas 43 Ha dan terdiri atas dua fasilitas utama.

Pertama, Module & Pack (MP) Plant yang Groundbreaking Ceremony-nya dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juni 2025, dan telah diselesaikan pembangunan serta instalasi Battery Manufacture Equipment pada Januari 2026. Ini adalah fasilitas inti, berupa rangkaian mesin yang bekerja dalam sistem otomatis untuk merakit baterai menjadi produk siap pakai bagi industri kendaraan listrik.
  Baca juga: China Wajibkan Produsen Baterai NEV Laporkan Jejak Karbon Mulai 2026
Sementara untuk fasilitas kedua adalah Cell Plant, yang pembangunannya tengah dilanjutkan. Ini merupakan fasilitas untuk memproduksi unit dasar sel baterai, untuk kemudian siap dirakit menjadi modul dan paket baterai untuk kendaraan listrik (EV) dan aplikasi energi lainnya.
 
Fasilitas Produksi Battery Cells, Module & Pack di Karawang ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir tahun 2026. Kedua faslitas itu diharapkan mampu menjadi tonggak bagi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari kekayaan sumber daya alam mineral, hingga meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri di setiap produk kendaraan listrik di Indonesia. 
 
Dalam Ceremony First Incoming Equipment to Cell, Kamis, 15 Januari 2026, Managing Director Technology Advancement Danantara Indonesia, Dwi Susanto, menyampaikan bahwa negara hadir untuk mendorong pembentukan industri strategis berbasis teknologi yang menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi nasional. 
 
"Melalui inisiatif strategis ini, Indonesia tidak hanya memperkuat kapasitas manufaktur baterai nasional, tetapi juga membangun penguasaan teknologi, peningkatan kapabilitas SDM, serta integrasi sistem industri hulu dan hilir kendaraan listrik. Dengan demikian, penciptaan nilai tambah ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi Indonesia dapat terwujud,” ujarnya dikutip pada Sabt, 17 Januari 2026.
 
Dalam acara ini pun dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MIND ID, PT IBI, dan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) atas kerja sama penelitian dan pengembangan produk terkait baterai, energi terbarukan, dan mobilitas listrik untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri baterai dan energi terbarukan, khususnya dalam mempersiapkan peluncuran komersial atas seluruh rantai nilai baterai hulu hingga hilir yang terintegrasi di Indonesia pada tahun 2028. 
 
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan kolaborasi strategis yang telah berjalan ini, menjadi jembatan bagi MIND ID dalam menjalankan fungsinya sebagai penggerak hilirisasi. Grup MIND ID akan terus mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam mineral dan batu bara yang besar untuk menjadi motor bagi pembangunan peradaban masa depan.
 
“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem baterai terintegrasi, guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan Masyarakat,” katanya.  
 
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT IBI Aditya Farhan Arif, menegaskan komitmen PT IBI dalam mengawal pengembangan industri baterai nasional agar tumbuh secara terintegrasi dan berdaya saing global serta berkontribusi terhadap pengembangan kepakaran nasional di bidang material maju untuk energi.
 
"PT IBI berkomitmen memastikan pengembangan ekosistem baterai nasional berjalan secara konsisten dari tahap perencanaan hingga implementasi. Dengan adanya kemajuan signifikan atas proyek CATIB saat ini mencerminkan kesiapan infrastruktur, teknologi, serta kolaborasi strategis yang dibangun untuk mendukung terbentuknya industri baterai yang kompetitif dan berkelanjutan. Penandatanganan MoU adalah cerminan komitmen agar keberadaan industri baterai nasional dapat berkontribusi pada peningkatan kepakaran Indonesia di bidang material maju untuk energi, khususnya teknologi baterai,” tambah Aditya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Jauh dari Jakarta, Kampung Cisaat Warisan Pedalaman Kuno Bekasi yang Bertahan di Tengah Deru Industri
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
9 Rekomendasi Film Anime On Going Terbaru 2025-2026
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Berkat BRILink Agen, Keluarga di Jepara Buka Lapangan Pekerjaan bagi Warga Sekitar
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Fokus Program dan Anggaran 2026 Ditjen Bina Adwil: Inovasi dan Rehabilitasi Pascabencana
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BNN Bongkar Lab Produksi Cairan Vape Mengandung Narkotika Jaringan Internasional di Apartemen Jakarta Selatan
• 15 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.