Pedagang Aset Kripto Angkat Suara Soal Kehadiran Bursa ICEX

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA —Pelaku industri kripto nasional menyambut antusias kehadiran bursa kripto kedua, International Crypto Exchange (ICEX).

ICEX menjadi bursa kripto kedua di Indonesia yang beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan izin usaha sebagai Penyelenggara Bursa Aset Keuangan Digital. Sebelumnya, bursa kripto yang sudah beroperasi ialah PT Central Financial X (CFX). 

Kehadiran ICEX diharapkan dapat memperkuat struktur pasar aset kripto nasional yang lebih kompetitif dan tidak lagi bertumpu pada satu pelaku usaha.

Upbit Indonesia, salah satu pelaku industri aset kripto berlisensi di Indonesia, meyakini bahwa hadirnya bursa kripto baru berizin akan membawa dampak positif bagi pengembangan ekosistem aset keuangan digital yang sehat, kompetitif, dan teregulasi di Indonesia, sejalan dengan arah kebijakan regulator dalam memperkuat tata kelola industri kripto nasional.

Chief Operating Officer (COO) Upbit Indonesia Resna Raniadi menyampaikan bahwa keberadaan lebih dari satu bursa kripto berizin merupakan elemen penting dalam membangun struktur pasar yang lebih seimbang, sekaligus membuka peluang kolaborasi antar pelaku industri.

“Upbit Indonesia mendukung penuh perkembangan struktur pasar aset kripto yang semakin kompetitif dan teregulasi. Kehadiran lebih dari satu bursa kripto berizin akan mendorong penguatan tata kelola industri serta menciptakan ruang bagi pertumbuhan ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujar Resna dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga : Sosok di Balik Bursa Kripto ICEx, Ada Orang Dekat Haji Isam?

Resna menambahkan bahwa kolaborasi antar pelaku industri dalam kerangka regulasi yang jelas menjadi kunci dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas pasar aset digital yang terus berkembang.

Ke depan, lanjutnya, industri aset kripto membutuhkan sinergi yang erat antara pelaku usaha, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan. 

“Struktur pasar yang lebih terbuka dan kompetitif akan membantu membentuk mekanisme pasar yang lebih matang, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor,” imbuhnya. 

Baca Juga : Strategi Short Selling 2026: Beli Bitcoin Dimana untuk Hedging?

Terpisah, CEO Tokocrypto Calvin Kizana menilai kehadiran bursa kripto baru ini sebagai langkah positif bagi industri. Menurutnya, keberadaan lebih dari satu bursa teregulasi akan menciptakan kompetisi yang sehat dan memperkuat fondasi pasar aset kripto di Indonesia. 

“Dengan hadirnya bursa kripto baru yang teregulasi OJK, struktur pasar menjadi lebih kompetitif dan tidak lagi bertumpu pada satu pelaku. Hal ini penting untuk mendorong transparansi, efisiensi, serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap industri aset kripto nasional,” ujar Calvin.

Tokocrypto optimistis kehadiran ICEx dapat menjadi katalis positif bagi pertumbuhan industri kripto ke depan. Menurutnya, peningkatan jumlah konsumen aset kripto yang telah mencapai 19,56 juta per November 2025 mencerminkan minat masyarakat yang tetap kuat terhadap aset kripto, meskipun pasar tengah mengalami fase konsolidasi. 

“Bertambahnya jumlah konsumen menunjukkan fundamental industri masih solid. Dengan dukungan infrastruktur pasar yang semakin lengkap dan kompetitif, kami optimistis aktivitas transaksi kripto dapat kembali tumbuh secara sehat dan berkelanjutan ke depan,” pungkas Calvin. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BMKG–Komisi V DPR RI Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana di Banten
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
10 Karakter One Piece Pengguna Pedang, Berikut Kekuatannya
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Anggota Brimob Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Tanpa Izin Presiden, Kewarganegaraan Hilang!
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Profil Kak Seto, Pegiat Anak yang Disebut Abaikan Laporan Kasus Aurelie Moeremans
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
The Fed Sebut Ekonomi AS Meningkat pada Awal 2026
• 20 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.