Partai Gema Bangsa resmi dideklarasikan sebagai sebuah partai politik baru di Indonesia. Deklarasi langsung dibacakan oleh Ketua Umumnya, Ahmad Rofiq.
“Dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab sejarah, saya nyatakan Partai Gema Bangsa, Partai Gerakan Mandiri Bangsa resmi berdiri, resmi berjuang dan siap menjadi bagian dari kebangkitan Indonesia,” ujar Rofiq dalam acara deklarasi di JCC Senayan, Jakarta pada Sabtu (17/1).
Sebagai parpol baru, Rofiq mengatakan ada tiga visi utama parpol. Tiga visi itu adalah: Kemandirian bangsa, desentralisasi politik, dan Indonesia reborn.
“Kemandirian bukan sekadar menutup diri dari dunia. Kemandirian berarti berdiri tegak, tidak mudah didikte, tidak mudah bergantung, dan mampu menentukan arah bangsa dengan kekuatan sendiri. Kemandirian ekonomi berarti rakyat berdaulat atas hasil kerjanya, atas hasil jerih payahnya,” tuturnya.
Rofiq mengatakan, Partai Gema Bangsa mengusung sistem desentralisasi politik. Ia menyebutkan, sistem tersebut adalah dari cara penerapan demokrasi terbuka yang egaliter.
“Bagaimana kita bisa menjalankan demokrasi dengan baik sementara partai politik yang kita miliki masih berwatak yang feodalistik, ownership, dan antikritik,” ujarnya.
Selanjutnya, Rofiq membeberkan visi ketiga partai baru itu yakni Indonesia reborn. Ia menilai, Indonesia saat ini terkungkung pada tatanan politik lama yang tidak transparan.
“Indonesia reborn adalah kebangkitan kesadaran nasional. Kebangkitan bahwa bangsa ini harus berani mengevaluasi dirinya sendiri. Berani mengakui kekurangan, berani meninggalkan pola lama yang tidak lagi relevan, dan berani melahirkan tata kelola baru yang lebih adil, lebih transparan, dan beradab,” kata dia.
Lebih jauh, Rofiq dalam kesempatan itu juga sekaligus mendeklarasikan dukungan kepada Ketum Gerindra sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto untuk maju kembali di gelaran Pilpres 2029. Dukungan diberikan karena Partai Gema menilai sosok Prabowo adalah pemimpin yang memiliki komitmen tinggi dalam pemberantasan korupsi.
“Partai Gema Bangsa juga mendukung Bapak Prabowo Subianto maju kembali untuk Pilpres di 2029,” ujar dia.
“Rasa-rasanya langka mencari calon pemimpin seperti apa yang dimiliki oleh Pak Prabowo hari ini. Begitu kerasnya melawan korupsi. Tidak pandang bulu apa pun disikat. Banyak sekali para koruptor-koruptor itu lari ke luar negeri karena ancaman-ancamannya,” lanjutnya.
Sebelum mendirikan Partai Gema Bangsa, Rofiq tercatat pernah menjabat dan aktif di beberapa partai politik lain. Ia pernah menjabat sebagai Sekjen Partai NasDem pada 2011-2013 dan juga sebagai Sekjen partai Perindo pada 2015-2024.
Acara deklarasi ini dihadiri eks Menteri ESDM Sudirman Said, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, serta perwakilan dari beberapa partai parlemen seperti Demokrat, PKS, serta partai nonparlemen lainnya





