Kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat berhasil menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Sindupaten, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dalam waktu kurang dari dua minggu.
Jembatan sepanjang 90 meter yang melintasi Sungai Begaluh ini dibangun oleh Kodim 0707/Wonosobo dan kini berfungsi sebagai penghubung vital antarwilayah.
Jembatan Gantung Garuda menghubungkan Dusun Klilin dan Desa Sindupaten di Kecamatan Kertek dengan Dusun Pagentan di Kecamatan Kalikajar. Keberadaan jembatan ini memangkas jarak tempuh warga dan mempermudah aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengakses pusat ekonomi.
Manfaat jembatan ini langsung dirasakan oleh masyarakat setempat. Dalam video yang dirilis oleh Pusat Zeni TNI AD pada Sabtu (17/1), seorang warga Desa Sindupaten mengatakan bahwa akses menuju Pasar Kertek kini menjadi lebih dekat.
“Dulu kami ke Pasar Kertek harus memutar lebih jauh, sekarang dengan adanya jembatan ini, ke Pasar Kertek lebih dekat dan lebih cepat sampai,” ujar warga tersebut.
Dalam keterangan resmi yang dilansir Badan Komunikasi Pemerintah pada Sabtu (17/1), Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama membangun jembatan ini. Dalam waktu kurang lebih dua minggu, jembatan berhasil selesai dan siap digunakan. Ini berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak,” ujar Letkol Inf Yoyok.
Dengan selesainya Jembatan Gantung Garuda, diharapkan mobilitas masyarakat semakin meningkat, aktivitas ekonomi warga dapat lebih lancar, dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Wonosobo dapat semakin kuat.



