Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan mau bekerja sama dengan Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, usai penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Langkah ini untuk menghindari kesalahan yang mereka lakukan di Irak.
“Apa Anda ingat tempat bernama Irak, di mana semua orang di pemerintahan dipecat, polisi, jenderal dipecat. Kini, mereka berubah menjadi ISIS,” terangnya, dikutip dari The Latin Times, Sabtu (17/1/2026).
Dalam dua pekan terakhir, Trump mau mendukung Rodriguez untuk bernegosiasi dan menyelesaikan masalah di Venezuela. Ia menyebut, pemerintahan baru Venezuela berbeda dengan sebelumnya dan lebih pragmatis.




