Psikolog anak Seto Mulyadi atau Kak Seto heboh dituding melakukan pencurian hak cipta dari karakter Si Komo yang identik dengan dirinya.
Lewat unggahan akun X @tumpahintehdulu menduga Kak Seto bukan pencipta asli dari karaiter Si Komo. Si Komo adalah boneka naga yang populer oleh Kak Seto sejak 1975 silam. Karakter itu tercipta dari hewan komodo khas Indonesia.
Akun tersebut menyebut ada sosok seniman besar Indonesia yang karyanya ditiru. Diduga pula sempat terjadi proses hukum yang hampir dimenangkan oleh seniman pencipta awalnya. Namun, kasus berhenti ditengah jalan usai ada tekanan politik dari pihak berpengaruh.
Unggahan itu juga menuding Kak Seto meniru karakter, lagu hingga konsep pendidikan lingkungan milik seniman senior tersebut. Peniruan konsep itu terjadi setelah Kak Seto menghadiri workshop tempat konsep muppet tersebut dikembangkan.
Akun itu juga memberikan petunjuk bahwa seniman tersebut yang menciptakan lagu hits pada zaman 80-an tentang nostalgia sekolah. Seniman itu dikenal sebagai kreator lintas bidang yang aktif di musik, teater, film dan dunia boneka.
Lewat petunjuk yang tersebar, sosok Tommy Soemarni, musisi sekaligus konseptor populer pada era 1980-an, pun disorot. Tommy Soemarni disebut sebagai sosok pemilik lagu tersebut.
Dugaan pencurian karakter Si Komo ini mencuat setelah Kak Seto menjadi perhatian atas kasus child grooming yang menimpa Aurelie Moeremans. Masyarakat protes pada Kak Seto yang dinilai tidak bisa bertindak saat Aurelie melaporkan kejadian tersebut saat masih di bawah umur.
Kak Seto juga dinilai gagal menjaga anak-anak di bawa umur dari kasus tersebut. Alhasil, masyarakat banyak meninggalkan komentar pedasnya di media sosial.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474586/original/046955000_1768490504-1000104016.jpg)
