Jakarta, IDN Times - Militer Israel tengah menghadapi krisis kesehatan mental setelah dua tahun melancarkan operasi militer di Jalur Gaza. Laporan terbaru pada Jumat (16/1/2026) mengungkap adanya lonjakan kasus gangguan stres pascatrauma (PTSD) dan upaya bunuh diri di antara para tentara yang bertugas di berbagai front pertempuran.
Kementerian Pertahanan Israel mencatat kenaikan kasus PTSD hampir 40 persen di kalangan tentaranya sejak September 2023. Angka ini diprediksi akan terus memburuk hingga mencapai 180 persen pada tahun 2028 seiring dengan berlanjutnya konflik.
Krisis mencuat di tengah operasi militer berkepanjangan yang telah menewaskan lebih dari 71 ribu warga Palestina di Gaza dan menyebabkan kerusakan masif di wilayah tersebut. Sementara itu, lebih dari 1.100 anggota militer Israel dilaporkan tewas sejak konflik bermula pada 7 Oktober 2023.



