Kemenhut Intensifkan Upaya Pemulihan Pasca Banjir di Aceh Utara dan Sumut

wartaekonomi.co.id
23 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara dan Sumatera Utara. Fokus utama penanganan diarahkan pada pembukaan kembali akses warga, pemulihan fasilitas umum, serta pembersihan area pendidikan yang terdampak material banjir.

Di Aceh Utara, proses pemulihan dipusatkan di Kecamatan Langkahan. Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Subhan, menyampaikan bahwa kegiatan dilakukan secara kolaboratif bersama TNI, BNPB, serta masyarakat setempat.

“Sebanyak 70 personel gabungan dengan dukungan enam unit excavator kami kerahkan untuk membuka kembali akses jalan, jalur menuju rumah warga, serta membersihkan fasilitas sekolah,” ujar Subhan, Selasa (30/12).

Baca Juga: Banjir Berulang di Sumatera, Kemenhut Didesak Buka Nama Perusahaan Perusak Hutan

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan dibersihkannya sekitar 2,2 hektare area yang sebelumnya tertutup tumpukan kayu dan material banjir di Desa Geudumbak. Selain membuka akses permukiman, tim juga melakukan pembersihan di SD Negeri 2 Langkahan serta Dayah Darul Aman yang berada di Desa Tanjung Dalam.

Sementara itu, penanganan serupa juga dilakukan di wilayah Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara bergerak melakukan pembersihan dan penataan pascabencana di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol.

Baca Juga: Kemenhut Kuasai Kembali 7.755 Ha Bentang Seblat, Bongkar Sawit dan Pondok Ilegal

Kepala BBKSDA Sumatera Utara, Novita Kusuma Wardani, menjelaskan bahwa proses pemilahan kayu sisa bencana serta pembersihan fasilitas umum terus berlangsung secara terpadu.

“Hingga 30 Desember, pemilahan kayu di Sungai Garoga telah diselesaikan di 10 titik, disertai pembersihan permukiman, balai desa, pasar, dan rumah ibadah bersama lintas instansi,” ungkapnya.

Kemenhut menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana melalui kerja sama lintas sektor, agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan aman.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Tinjau Huntara di Aceh Tamiang, Hutama Karya Kontribusi Warga Terdampak
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pertama Kali Tahun Baruan di Monas, Warga Tuban Terkejut: Jauh Lebih Tertib dari Kampung!
• 12 jam laludisway.id
thumb
Menanti Gebrakan Dua Wakil Jawa Tengah di BRI Super League: Mampukah Hindari Ancaman Degradasi?
• 2 jam lalubola.com
thumb
Said Abdullah Soal Swadaya TNI Tangani Bencana, Menkeu Diharap Respons Cepat
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Kejagung Pulihkan Aset Rp19,6 Triliun Sepanjang 2025, Ini Detailnya
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.