Kemenag Catat 8 Ribu Prestasi Madrasah Sepanjang 2025, Tembus Internasional

okezone.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA  - Kementerian Agama (Kemenag) mencatat lebih dari 7.800 prestasi siswa madrasah di tingkat nasional dan 351 prestasi di level internasional, mencakup jenjang MI, MTs, hingga MA. 

1. Prestasi Madrasah

Data Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah menyebutkan, total siswa madrasah yang berprestasi nasional mencapai sekitar 7.860 siswa, sementara 351 siswa mengharumkan nama Indonesia pada ajang internasional di bidang sains, riset, dan inovasi. 

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno menyatakan, capaian tersebut mencerminkan arah kebijakan pendidikan Islam yang semakin kompetitif dan adaptif.

Baca Juga :
Riset Kemenag: Toleransi Beragama Gen Z Ungguli Milenial dan Baby Boomers

“Madrasah hari ini tidak hanya menguatkan karakter keagamaan, tetapi juga membuktikan daya saing akademik di tingkat nasional dan global,” kata Dirjen di Jakarta pada Rabu (31/12/2025).

Prestasi tersebut diraih melalui berbagai ajang strategis, antara lain Kompetisi Sains Madrasah (KSM), MYRES (Madrasah Young Researchers Supercamp), SNPDB, serta sejumlah olimpiade dan kompetisi riset internasional. Pada 2025, capaian MYRES dan OMI Riset bahkan melampaui target lebih dari 16 persen, meskipun partisipasi KSM mengalami koreksi dibanding tahun sebelumnya. 

2. Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi

Dari sisi kebijakan, Direktorat KSKK Madrasah mendorong implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai fondasi pembelajaran. Kurikulum ini telah melalui enam kali uji coba, disosialisasikan di 34 provinsi, dan menjadi dasar sejumlah regulasi kurikulum madrasah. 

Baca Juga :
Kemenag: 58,26 Persen Guru Agama Islam SD Belum Fasih Baca Alquran!

Direktur KSKK Madrasah Nyayu Khadijah menegaskan KBC dirancang untuk membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan pembentukan karakter.

“Prestasi siswa harus sejalan dengan penguatan nilai kemanusiaan, spiritualitas, dan kepedulian lingkungan,” ujar Nyayu. 

Penguatan ekoteologi diwujudkan melalui 1.826 madrasah adiwiyata sebagai baseline nasional, dengan proyeksi penambahan 642 madrasah per tahun. Pada 2025, KSKK juga menginisiasi penanaman 50.000 bibit pohon di madrasah negeri dan swasta. 

Baca Juga :
Menag Nasaruddin Hadiri Natal Bersama, Kemenag: Perkuat Kerukunan Umat Beragama!

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Remaja Rentan Paparan Paham Radikal di Ruang Digital
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tahun Baru di Tenda, Presiden Prabowo Temani Rakyat Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Momen Presiden Prabowo Semangati Tim K-9 di Tapsel
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Promo TransJakarta, MRT dan LRT Diperpanjang saat Tahun Baru 2026
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.