Prabowo Tinjau Bencana di Tapsel, Klaim Tak Ada Lagi Desa Terisolasi

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BATANG TORU — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan rakyat yang tengah menghadapi musibah.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada malam pergantian Tahun Baru bersama masyarakat Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara, Rabu (31/12/2025) malam.

Prabowo meminta masyarakat tetap percaya dan yakin bahwa pemerintah akan mengerahkan seluruh kekuatan yang dimiliki untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat. Ia menekankan bahwa tujuan utama pemerintah adalah bekerja untuk kepentingan rakyat.

“Saudara-saudara harus percaya dan yakin bahwa pemerintahmu, dengan segala kekuatan yang ada, bertekad membantu mengatasi kesulitan rakyat. Itu tujuan dari pemerintah RI, itu tugas kami. Kami dipilih oleh rakyat untuk bekerja untuk rakyat,” ujar Prabowo.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Presiden mengatakan keputusannya menghabiskan malam pergantian tahun bersama warga terdampak bencana merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

“Saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan,” katanya.

Baca Juga

  • Agenda Presiden Prabowo Awal Tahun 2026, Kunjungi Aceh Tamiang
  • Jelang Tahun Baru 2026, Prabowo Bermalam Bersama Warga di Tapanuli Selatan
  • Wamen PKP Sebut Prabowo Beri Lampu Hijau Renovasi 2 Juta Rumah Rakyat

Prabowo juga mengungkapkan adanya kemajuan dalam upaya pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Ia menyebut berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini sudah tidak ada lagi desa yang terisolasi di Tapanuli Selatan, sementara di wilayah Sumatra Utara secara umum kondisi akses mulai membaik.

“Dilaporkan kepada saya bahwa di Tapsel ini sudah tidak ada lagi desa yang terputus dan terisolasi. Di seluruh Sumut sebagian besar sudah mengalami perbaikan,” ujarnya.

Menurut Prabowo, Gubernur Sumatra Utara melaporkan bahwa jumlah desa yang sebelumnya terisolasi telah berkurang signifikan, dari puluhan desa kini tersisa lima desa yang masih terputus aksesnya. Ia juga menyoroti percepatan pembangunan jembatan darurat yang dinilai melampaui target waktu.

“Tadi saya periksa jembatan yang dibangun. Biasanya butuh waktu tiga minggu sampai satu bulan, ini berhasil dilaksanakan dalam waktu sekitar 10 hari,” kata Prabowo.

Presiden mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, Kementerian PUPR, hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta masyarakat setempat.

Selain itu, Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban bencana. Dia memastikan pemerintah akan memberikan perhatian penuh, termasuk pembangunan kembali rumah warga yang rusak atau hilang akibat bencana.

“Saya turut berduka cita kepada saudara-saudara kita yang kehilangan keluarga. Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya. Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah saudara yang hilang dan rusak,” ujar Prabowo.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Akhir 2025, DPRD Jabar Tetapkan 5 Ranperda Jadi Perda
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga BBM turun serentak di Pertamina, Shell, BP, Vivo per 1 Januari
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Kejagung Usut Kasus Dugaan Korupsi Izin Tambang di Konawe Utara yang Dihentikan KPK
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Malam Tahun Baru 2026, Pengunjung Padati TMII Nikmati Sorak Sorai Festival
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Pesan Prabowo Saat Tahun Baru di Pengungsian: Gotong Royong dan Jaga Alam
• 52 menit lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.