Liputan6.com, Jakarta - Amnesty International Indonesia menyoroti soal rentetan teror yang menimpa aktivis Greenpeace Indonesia Iqbal Damanik hingga Influencer atau pemengaruh DJ Donny, Virdian Aurellio serta Sherly Annavita di penghujung 2025.
Kejadian yang dialami aktivis hingga influencer itu dinilai bukan sekadar kasus kriminal biasa, melainkan serangan terhadap kemerdekaan berpendapat warga negara Indonesia yang dijamin konstitusi.
Advertisement
“Teror bangkai ayam, pelemparan telur busuk, vandalisme, hingga serangan bom molotov dan serangan digital adalah upaya sistematis untuk menciptakan iklim ketakutan,” kata Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (1/1/2026).


