Awal Tahun, BMKG Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah

mediaindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada periode 1-3 Januari 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, menjelaskan bahwa peningkatan potensi cuaca ekstrem ini dipicu oleh beberapa gangguan dinamika atmosfer yang aktif secara bersamaan di wilayah Jawa Tengah.

“Berdasarkan analisis kami, saat ini terdapat sejumlah faktor atmosfer yang mendukung terbentuknya awan hujan intens. Di antaranya suhu permukaan laut di Laut Jawa yang relatif hangat, adanya bibit siklon 90S di Samudra Hindia barat daya Pulau Jawa, serta aktifnya gelombang Ekuatorial Rossby,” ujar Yoga Sambodo pada Kamis (1/1).

Ia menambahkan, kondisi tersebut diperkuat oleh seruakan udara dingin dari Asia yang ditandai dengan nilai indeks surge mencapai +10,5. Selain itu, kelembapan udara yang cenderung basah di berbagai lapisan atmosfer serta labilitas lokal yang kuat turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus.

“Kombinasi faktor-faktor ini berpotensi menyebabkan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Tengah,” jelasnya.

BMKG mencatat, pada Kamis (1/1), potensi cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di Brebes, Kabupaten dan Kota Tegal, Pemalang, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Batang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Semarang, Salatiga, serta Boyolali.

Sementara pada Jumat (2/1, wilayah terdampak meluas meliputi Kendal, Kota Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Grobogan, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Sragen, Karanganyar, serta wilayah selatan dan tengah Jawa Tengah lainnya. Adapun pada Sabtu (3/1), potensi hujan lebat masih perlu diwaspadai di wilayah Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, serta Kabupaten dan Kota Magelang.

Yoga Sambodo mengimbau masyarakat agar tetap waspada namun tidak panik, khususnya terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

“Masyarakat kami imbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang, serta menjauhi pohon besar, baliho, dan tiang listrik yang berpotensi membahayakan,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan langkah mitigasi serta aktif menyebarluaskan informasi peringatan dini kepada masyarakat. (LD/E-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ternyata Ini Alasan Bupati Karawang Lantik Ratusan ASN pada Malam Tahun Baru
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Prabowo: Danantara koordinasi dengan BNPB, pemda saat bangun hunian
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Pengacara Sebut Friceilda Prillea Terjebak Bujuk Rayu Anrez Adelio hingga Hamil
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Malam Tahun Baru di Tapanuli, Nobar Layar Tancap Bareng Warga
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Warga Beijing Tabuh Genderang Saat Perayaan Pergantian Tahun 2026 di Tembok Besar
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.