Bantu Ekonomi Lokal, Program Makan Bergizi Gratis di Bener Meriah Gandeng UMKM Hadapi Bencana

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, Bener Meriah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berlanjut di sejumlah wilayah terdampak bencana, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Saat ini, fokus program tersebut dialihkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi sekaligus menjaga roda perekonomian lokal tetap berputar di tengah masa pemulihan.

Operasional dapur MBG tetap berjalan dengan menyerap pasokan bahan baku dari petani lokal dan pelaku UMKM setempat. Bahan pangan seperti beras, sayuran, serta protein berupa daging, telur, dan ikan dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk disajikan kepada masyarakat di pengungsian.

Salah satunya dilakukan oleh SPPG Mekar Ayu 2 di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. SPPG ini menyesuaikan penyaluran MBG yang sebelumnya menyasar anak sekolah kini dialihkan ke posko-posko pengungsian yang berada dalam jangkauan layanan mereka.

Kepala SPPG Mekar Ayu 2, Gianfranca Geraldo Hendri KR, menjelaskan bahwa pengadaan bahan baku saat ini menyesuaikan kondisi pasar setelah bencana. Beberapa akses pasar di sekitar dapur MBG memang sempat terdampak cukup parah.

“Kalau beras, misalnya, kita ambil dari Kampung Pondok Baru yang jaraknya agak jauh,” ujarnya saat pembagian MBG di Posko Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Rabu. 

Gianfranca menegaskan komitmen pihaknya untuk memprioritaskan UMKM lokal sebagai pemasok utama. Hal ini bertujuan agar perputaran ekonomi di lingkungan sekitar dapur tetap terjaga meski dalam situasi darurat.

“Target pasar kita memang UMKM, seperti pasar setempat untuk sayuran. Kalau beras, dari UD. Intinya, dari BGN kami berupaya agar perputaran uang tetap terjadi di lingkungan sekitar dapur,” jelasnya.

Pada awal terjadinya bencana, tim SPPG sempat mengalami kendala pasokan karena banyak pasar di wilayah Timang Gajah yang berhenti beroperasi. Kondisi tersebut memaksa mereka mencari stok bahan pangan hingga ke wilayah Kabupaten Bireuen.

Saat ini kondisi dilaporkan mulai berangsur pulih. Aktivitas di pasar tradisional kembali normal dan toko-toko di sekitar lokasi dapur sudah mulai beroperasi kembali.

Mengenai teknis pengalihan distribusi, Gianfranca menyebutkan bahwa jumlah porsi yang disiapkan sangat bergantung pada akses jalan dan ketersediaan pangan di lapangan. Sebagai contoh, hari ini SPPG Mekar Ayu 2 menyalurkan sebanyak 700 porsi nasi dengan menu ikan tuna menuju Posko Tunyang.

Sebelumnya, bantuan serupa juga telah menjangkau berbagai titik lainnya. Tercatat sebanyak 500 porsi telah didistribusikan ke Kampung Cekal Baru. Selain itu, jangkauan program ini juga telah menyentuh wilayah Lampahan Timur, Lampahan Induk, Pantan Kemuning di Kampung Tunyang, serta wilayah terdampak lainnya.

Editor: Redaksi TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNPB: Personel TNI Tangani Bencana Dapat Uang Makan-Lelah Rp 165 Ribu
• 8 jam laludetik.com
thumb
Berita Foto: Ramainya Kota Tua di Hari Pertama Januari 2026
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Dirut BRI Optimistis Sambut 2026, Tegaskan Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Kecelakaan kereta picu kebakaran kimia beracun di Kentucky, AS
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Kasus Penganiayaan Prada Lucky, 17 Penganiaya Divonis 6 & 9 Tahun Penjara | BORGOL
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.