Palak Pedagang Pakai Sajam, Dua Preman 'Penguasa' BKT Diringkus Polisi

suara.com
9 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Dua preman ditangkap setelah memalak dan menganiaya seorang pedagang kaki lima.
  • Korban dianiaya karena menolak memberi uang dan diancam dengan senjata tajam.
  • Keduanya kini jadi tersangka dan terancam hukuman maksimal 13 tahun penjara.

Suara.com - Polisi meringkus dua preman yang kerap mengklaim diri sebagai "penguasa wilayah" di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur. Keduanya ditangkap setelah diduga memalak dan menganiaya seorang pedagang kaki lima atau PKL dengan ancaman senjata tajam.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, menyebut kedua pelaku berinisial SH (52) dan SA (36). SH berperan sebagai pihak yang meminta uang sambil mengancam dengan pisau, sementara SA yang berprofesi sebagai tukang parkir turut melakukan kekerasan fisik.

“Pelaku SA melakukan kekerasan dengan cara menyundul korban hingga hidungnya terluka dan berdarah,” ungkap Alfian, dikutip dari akun Instagram-nya @alfiannurrizal.id, Kamis (1/1/2026).

Peristiwa ini terjadi di dekat jembatan BKT pada Kamis (25/12/2025). Korban dianiaya karena menolak memberikan uang kebersihan sebesar Rp250 ribu yang diminta para pelaku.

Saat diinterogasi, para pelaku berdalih membawa pisau untuk bela diri. Namun, dalih tersebut dipatahkan langsung oleh Alfian.

“Disebut apa ini kalau untuk bela diri, memang kamu punya musuh?” cecer Alfian.

Kini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, serta UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam. Mereka terancam hukuman maksimal 13 tahun penjara.

“Kedua pelaku telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Alfian.

Baca Juga: Tak Terendus Kamera dan Influencer, Prabowo Bongkar Perlawanan 'Gila' Preman di Hutan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AHY: Pemulihan Aceh Tamiang Masuk Tahap Percepatan Rekonstruksi
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Viral Pasangan Mudah Ini Menikah di KUA Baju Pengantinnya Bikin Salfok Harganya Cuma Rp 100 Ribuan
• 9 jam laluparagram.id
thumb
Goldman Sachs: Kinerja Saham Global Ungguli Obligasi dan Komoditas di 2025
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
8.500 Pengunjung Padati TMII di Hari Pertama 2026
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Yaman Memanas, Indonesia Dorong Pihak Berseteru Jaga Stabilitas dan Keamanan
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.