Bakal Layani 55 Juta Orang, BGN Janji Perbaiki Kualitas SPPG MBG pada 2026

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Gizi Nasional (BGN) berjanji meningkatkan kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, peningkatan kualitas SPPG menjadi fokus utama setelah fondasi layanan MBG dibangun secara masif sepanjang 2025.

“Mulai 8 Januari 2026, MBG langsung melayani lebih dari 55 juta penerima manfaat. Pada tahun 2026, MBG tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan SPPG serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih makanan sehat dan bergizi,” ujar Dadan, Kamis (1/1/2026).

Baca juga: BGN Tepis Isu Anak Dikeluarkan dari PAUD karena Ibunya Komentari MBG

Dadan menjelaskan, sepanjang 2025 BGN berfokus pada pembangunan sistem dan kesiapan operasional MBG.

Saat program dimulai pada 6 Januari 2025, MBG dijalankan melalui 190 SPPG dan menjangkau sekitar 570.000 penerima manfaat.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=edukasi gizi , Badan Gizi Nasional, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Program Makan Bergizi Gratis &post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMS8xNDE4NTM2MS9iYWthbC1sYXlhbmktNTUtanV0YS1vcmFuZy1iZ24tamFuamktcGVyYmFpa2kta3VhbGl0YXMtc3BwZy1tYmctcGFkYS0yMDI2&q=Bakal Layani 55 Juta Orang, BGN Janji Perbaiki Kualitas SPPG MBG pada 2026§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Fase awal tersebut diarahkan untuk memastikan tata kelola layanan gizi berjalan terukur dan akuntabel sebelum dilakukan perluasan skala secara nasional.

Seiring berjalannya waktu, jumlah SPPG terus bertambah signifikan.

Hingga akhir 2025, MBG telah didukung oleh 19.188 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga: Sebulan, BGN Salurkan 2,2 Juta Porsi MBG untuk Aceh Pasca Bencana

“Tahun 2025 kami gunakan untuk membangun fondasi yang kuat. Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG,” kata Dadan.

Dadan menegaskan bahwa capaian itu akan menjadi pijakan awal bagi pelaksanaan MBG pada 2026.

Sebab, pada tahun ini, sebanyak 19.188 SPPG akan beroperasi serentak untuk melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Untuk itu, penguatan kualitas SPPG dan edukasi gizi akan menjadi strategi utama pemerintah dalam membangun pola konsumsi sehat sejak dini.

“Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk membangun pola konsumsi sehat sejak dini, seiring target peningkatan jumlah penerima manfaat hingga 82,9 juta orang pada 2026,” pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Mengenal Polar Night, Fenomena Tanpa Matahari Terbit saat Musim Dingin
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Empati untuk Korban Bencana Sumatra, Malam Tahun Baru di Lembang Diisi Kegiatan Sosial
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tarif 1 Januari 2026 Rp 1, Berikut Jam Operasional MRT Hari Ini
• 2 jam laludetik.com
thumb
Buku Baru Rismon Klaim Gibran Tidak Lulus SMA, Siap Diserahkan ke Presiden Prabowo
• 23 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.