CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Borneo FC mengincar kemenangan di dua laga terakhir putaran pertama Super League 2025/26. Terdekat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-16.
Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes mengatakan persaingan di lima besar mulai sengit. Tim peringkat 1 hingga 4 hanya terpaut 1 poin.
"Tim yang sekarang baru dihadapi (Malut United) mulai Fight di papan atas. Kita menang melawan Persija, kalah lawan Bandung away dan lawan Malut mereka naik papan atas. Tapi kita masih ada kesempatan karena akan hadapi mereka di home Stadion Segiri," jelas Fabio.
Untuk itu, anak asuhnya harus memaksimalkan laga kontra tim papan tengah ke bawah, karena menjadi peluang untuk mendulang poin.
"Dan pada saat kita ketemu lawan yang bukan fight di papan atas, kita harus curi poin di situ," tegas Fabio.
Selain persaingan ketat, Fabio juga mengakui absennya sejumlah pemain inti karena cedera memengaruhi performa tim.
"Itu benturan penting bagi kita karena kehilangan pemain, seperti Rivaldo, Maicon dan Baker Al Hussaini, tiga pemain yang penting. Dengan kompetisi sepak bola di Indonesia kehilangan pemain penting pasti sulit buat kita," katanya.
Dengan sisa pertandingan yang ada, Borneo FC diharapkan mampu memaksimalkan laga kandang di Stadion Segiri demi menjaga peluang juara.
Pada pekan ke-16 Super League 2025/26, Borneo FC akan menjamu PSM di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (3/1/2026) sore.
Borneo FC dipastikan mendapat perlawanan sengit dari tamunya Pasukan Ramang yang bertekad kembali ke jalur kemenangan.
Saat ini Borneo FC masih bertengger di peringkat kedua klasemen sementara dengan poin 34, sedangkan PSM yang mengoleksi 19 poin berada di posisi 9.




