GenPI.co - Hubungan sosial di Amerika Serikat makin lemah jika dilihat dari berbagai indikator.
Dibandingkan generasi sebelumnya, masyarakat Amerika saat ini jauh lebih jarang terlibat dalam organisasi sipil, serikat pekerja, dan kegiatan keagamaan.
Survei menunjukkan bahwa mereka memiliki lingkar pertemanan yang lebih sempit, tingkat kepercayaan yang lebih rendah terhadap sesama, dan makin jarang menghabiskan waktu bersama di bar atau kedai kopi.
Tidak heran jika banyak orang mengaku sering merasa kesepian atau terisolasi.
Ahli bedah Vivek Murthy telah menyampaikan peringatan tentang apa yang dia sebut sebagai "epidemi kesepian dan isolasi", sejajar dengan peringatan kesehatan publik mengenai rokok serta obesitas.
Dia mengatakan isolasi sosial dan kesepian bukan hal yang sama.
"Isolasi berarti minimnya hubungan sosial, sedangkan kesepian menggambarkan luka emosional akibat absennya kedekatan personal," ujarnya, dilansir AP News, Rabu (31/12).
Seseorang bisa hidup sendiri tanpa merasa kesepian atau justru merasa kesepian meski dikelilingi banyak orang.
Meski berbeda, keduanya berjalan beriringan dan berdampak serius.
Isolasi dan kesepian menjadi faktor risiko bagi berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung, demensia, depresi, serta kematian dini.
Murthy mengaku terinspirasi oleh inisiatif akar rumput yang berusaha memperkuat ikatan sosial, mulai dari kegiatan makan bersama hingga program pelayanan masyarakat.
Proyek barunya, Project Together, yang didukung Knight Foundation, dirancang untuk memperkuat dan memperluas gerakan semacam ini.
"Kita perlu mempercepat dan memperluas upaya ini agar dampaknya lebih terasa," katanya.
Peneliti senior di American Enterprise Institute Daniel Cox menilai dorongan kuat menuju otonomi pribadi telah melampaui batas.
Menurut dia, keinginan untuk bebas sepenuhnya dari batasan justru membuat masyarakat alergi terhadap institusi dan kebersamaan.
"Kebebasan tanpa ikatan tidak lantas membawa kebahagiaan. Hal ini malah memunculkan persoalan sosial," ucapnya. (*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:




