Pencarian WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam Diperluas hingga Selat Lintah

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Labuan Bajo: Operasi pencarian tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah di Perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, diperluas hingga Selat Lintah dan sejumlah pulau di sekitar Pulau Padar. Perluasan area ini dilakukan pada hari ketujuh operasi SAR yang dipimpin langsung Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, Kamis pagi, 1 Januari 2026.

“Pelaksanaan Operasi SAR hari ini merupakan hasil dari rencana operasi yang telah disusun secara matang oleh Basarnas bersama Tim SAR Gabungan di Posko KSOP Labuan Bajo. Seluruh perhitungan dilakukan secara detail dengan mengacu pada arah arus laut sejak hari pertama kejadian hingga saat ini,” ujar Edy Prakoso, Kamis, 1 Januari 2026.


Pencarian Korban KM Putri Sakina Hari ke-7/Foto: SAR Maumere

Sejak pukul 07.00 Wita, Tim SAR Gabungan menggelar briefing operasi. Dalam arahannya, Deputi Basarnas menekankan agar penyisiran difokuskan pada Perairan Pulau Padar hingga Selat Lintah di sisi selatan Pulau Padar, perairan sebelah timur Pulau Komodo, perairan utara Pulau Rinca, serta pulau-pulau di sekitar Pulau Padar, di antaranya Pulau Serai, Pulau Siaba Besar, dan Pulau Papagarang.

Selain penyisiran permukaan, operasi SAR hari ketujuh juga tetap mengoptimalkan upaya bawah air melalui kegiatan penyelaman serta penurunan kembali peralatan sonar milik Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT.

Baca Juga :

Polisi Mulai Selidiki Kecelakaan KM Putri Sakinah di Labuan Bajo
Ia menjelaskan, perluasan area pencarian turut mempertimbangkan sejumlah indikator penting. Mulai dari lokasi penemuan barang-barang milik KM Putri Sakinah, serpihan kapal, titik ditemukannya korban pertama, hingga peta prediksi SAR yang dikeluarkan Basarnas pusat.

“Mari kita semua berdoa agar pada hari ini dapat ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tambahnya.

Dalam operasi SAR hari ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan 102 personel dari berbagai unsur. Selain itu, sejumlah alutsista laut dikerahkan untuk mendukung penyisiran, terdiri dari kapal SAR, kapal patroli, rigid inflatable boat (RIB), sea rider, serta kapal cepat milik Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, dan unsur terkait lainnya. (MI/PO)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rangkaian Wapres Gibran di IKN Saat Pergantian Tahun Baru 2026
• 3 jam laludisway.id
thumb
Jakarta Galang Donasi di Malam Tahun Baru, Terkumpul Rp 3,6 Miliar untuk Bencana Sumatera
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Sepanjang 2025, Pidsus Kejagung Serahkan Rp 19,1 Triliun ke Negara
• 21 jam laludisway.id
thumb
Truk Tabrak Truk di Jalan Lintas Sumatera, Lampung Selatan, Dua Meninggal
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
BCA Serahkan Berbagai Bantuan ke Korban Bencana di Aceh Tamiang
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.