Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali bertambah. Tiga jenazah ditemukan di Aceh Utara pada hari ini, Kamis, 1 Januari 2026.
“Hari ini ada tiga jasad ditemukan di Aceh Utara, menambah jumlah total korban jiwa meninggal dunia dari 1.154 jiwa per kemarin menjadi 1.157 jiwa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari, Kamis, 1 Januari 2026, dalam siaran lansung melalui kanal YouTube BNPB.
Baca Juga :
Presiden Prabowo Pastikan Tak Ada Lagi Desa Terisolasi di Tapanuli Selatan"Tadi sudah dilihat langsung Bapak Presiden Prabowo," ujar Abdul.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari. (tangkapan layar)
Menurut Abdul, saat ini sudah tersedia sekitar 1.050 hunian sementara (huntara) yang sebagian besar siap ditempati bagi warga terdampak, terutama di Aceh Tamiang dan wilayah lain. Selain hunian sementara, pemerintah juga menyiapkan bantuan santunan ekonomi hingga perabot rumah tangga.
“Dan ada beberapa santunan dari kementerian lembaga untuk penghidupan di daerah terdampak," ucap Abdul.




