Waspada Superflu, Mutasi Cepat & Penularan Tinggi Jadi Penyebab

genpi.co
3 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Masyarakat diminta mewaspadai peningkatan kasus influenza penyebab infeksi saluran pernafasan akut di antaranya varian H3N2 atau superflu.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Nastiti Kaswandani Sp.A(K) mengatakan istilah superflu karena penularannya yang cepat terutama di wilayah yang dingin.

Nastiti menjelaskan superflu ini bisa berbahaya dengan gejala yang ringan sampai berat.

Hal ini karena penularannya melalui droplet atau ludah dari batuk atau bersin hingga kontak langsung dengan cairan nafas orang yang terinfeksi.

“Nah masalahnya mungkin salah satu jadi penyebab istilah superflu ini karena penularannya cepat, jadi satu orang itu bisa menulari 2-3 orang sekitarnya,” imbuh dia.

Dia memperkirakan varian ini mungkin bisa menulari lebih, tetapi belum ada penelitiannya.

Sebagai informasi, superflu adalah bagian virus influenza H3N2 dengan varian subclade K.

Nastiti menerangkan H3N2 evolusinya tinggi, mudah menular, dan bermutasi serta berpotensi untuk menimbulkan epidemi atau kasus influenza massal.

“Dikatakan bahwa gejalanya mungkin sebetulnya sama dengan gejala influenza A pada umumnya ada demam tinggi, menggigil, sakit kepala, sampai nyeri tenggorokan maupun gejala-gejala pilek,” terang dia.(ant)

Simak video pilihan redaksi berikut ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
85 Persen Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Siap Operasi 5 Januari 2026
• 1 jam laluidntimes.com
thumb
Palestina tolak keputusan Israel cabut izin 37 organisasi kemanusiaan
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Pemotor dan Penumpangnya Tewas Usai Kecelakaan Adu Banteng Jelang Pergantian Tahun di Jalan Mastrip
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Beijing Rayakan Pergantian Tahun Baru 2026 di Tembok Besar China
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dikritik soal Status Darurat Bencana, Prabowo: Pemimpin Harus Siap Dihujat-Difitnah
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.