Sambut Wisatawan Perdana 2026, Wamenpar Optimis Kunjungan Pariwisata Terus Meningkat

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Intan Kw

TVRINews, Jakarta

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menyambut kedatangan wisatawan pertama tahun 2026 yang tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 1 Januari 2026.

Wamenpar berharap penyambutan kedatangan wisatawan di beberapa bandar udara dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara maupun nusantara.

“Ini adalah tradisi yang setiap tahun kita lakukan. Kami berharap penyambutan ini membawa optimisme bahwa pada tahun 2026 akan terjadi pergerakan pariwisata yang semakin positif. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara diharapkan terus meningkat,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa, Kamis, 1 Januari 2026.

Selain di Bandara Soekarno-Hatta, penyambutan wisatawan perdana juga dilakukan di Bali dan Kepulauan Riau sebagai tiga pintu masuk wisatawan mancanegara terbesar di Indonesia.

Wamenpar menyampaikan bahwa kinerja sektor pariwisata pada 2025 menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Jumlah kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, tumbuh di atas 10 persen dibandingkan tahun 2024.

Selama periode Januari hingga Oktober 2025, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat lebih dari 12 juta, sementara pergerakan wisatawan nusantara mencapai lebih dari 900 juta perjalanan.

“Ini menunjukkan bahwa kepercayaan dunia dan masyarakat terhadap destinasi Indonesia semakin pulih, semakin tangguh, dan semakin kuat. Kondisi ini harus kita jaga bersama,” ucapnya.

Ia menegaskan Kemenpar tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Melihat tren positif ini, kami optimistis pada tahun 2026 pergerakan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, akan terus meningkat,” ujarnya.

Pada tahun ini, Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 16–17 juta dan pergerakan wisatawan nusantara mencapai 1,1 miliar perjalanan. Untuk menunjang target tersebut, Kemenpar telah merancang berbagai program strategis yang berfokus pada kualitas dan keberlanjutan (quality and sustainability).

Salah satu perhatian utama adalah peningkatan standar keselamatan dan keamanan wisatawan.

“Kita tidak hanya berbicara tentang angka, tetapi juga tentang pengalaman yang dirasakan wisatawan. Experience-based tourism akan menjadi kunci,” imbuh Wamenpar.

Kemenpar juga terus memperkuat pengembangan pariwisata berbasis komunitas, termasuk desa wisata sebagai pilar penting. Selain keindahan alam, pariwisata Indonesia akan diperkuat melalui gastronomi, wisata bahari, heritage tourism, desain dan seni, serta wellness tourism.

“Kami ingin meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan secara menyeluruh, agar mereka merasakan kenyamanan, keamanan, dan kesan mendalam selama berkunjung ke Indonesia,” tutur Wamenpar.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hal yang Harus Dilakukan Pasangan di Masa Sulit, Bicarakan Rencana Bersama
• 49 menit lalugenpi.co
thumb
Indonesia–Kuwait Sepakati Penguatan Riset dan Pendidikan Tinggi
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
4 Tips Self Care di Awal Tahun
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Stand Up Spesial Pandji Mens Rea Resmi Tayang di Netflix, Tanpa Sensor
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Dompet Dhuafa Target Bangun 1.000 Rumah Sementara untuk Penyintas Banjir dan Longsor di Sumatera
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.