Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan pembangunan proyek ambisius bertajuk Victory Arch atau Gapura Kemenangan akan dimulai sekitar dua bulan ke depan. Proyek ini menjadi salah satu simbol utama perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat yang jatuh pada 4 Juli 2026.
"Belum dimulai. Akan dimulai sekitar dua bulan ke depan. Akan luar biasa. Semua orang menyukainya," ujar Trump dalam wawancara via telepon dengan Politico dari Mar-a-Lago, dikutip Kamis (1/1/2026).
Trump mengatakan proyek tersebut mendapat sambutan positif, serupa dengan ballroom besar yang sebelumnya ia promosikan. "Mereka juga menyukai ruang dansa. Tapi mereka menyukai Gapura Kemenangan," katanya.
Gapura Kemenangan ini dirancang menyerupai monumen-monumen kemenangan di Eropa dan direncanakan dibangun di dekat Monumen Lincoln, tepatnya di ujung jembatan menuju Arlington National Cemetery. Trump menyebut struktur tersebut sebagai landmark patriotik untuk menghormati sejarah Amerika Serikat dan pengabdian militer.
Proyek ini merupakan bagian dari rangkaian besar perayaan HUT ke-250 AS yang didorong langsung oleh Trump, mencakup berbagai acara nasional dan lokal di seluruh negeri. Dalam beberapa bulan terakhir, Trump bahkan kerap memperlihatkan model fisik gapura tersebut kepada publik.
- Catatan Kelam Penerbangan Dunia, Tabrakan Udara-Temuan Pahit 787
- Trump Akhirnya Menyerah, Buka Pintu Lebar-Lebar buat China
- Satu Dunia Kena Prank Orang Terkaya di Dunia, Cek Daftar Kebohongannya
Namun, rencana ini tidak lepas dari kritik. Sejumlah pihak mempertanyakan besarnya biaya pembangunan, aspek estetika, hingga kewenangan cabang eksekutif untuk secara sepihak melanjutkan proyek konstruksi di kawasan Washington, DC.
Di luar proyek gapura, Trump juga mengungkap rencana menggelar acara Ultimate Fighting Championship (UFC) di halaman Gedung Putih pada 14 Juni mendatang. Ketika ditanya soal potensi lawan jika ia terlibat dalam pertandingan simbolis, Trump menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden UFC Dana White, sekutu lamanya.
"Dana yang memilihnya. Dia adalah pemilih petarung terbaik yang ada," kata Trump. "Dia akan memilih semua petarung top. Akan ada semua pertandingan kejuaraan. Ini akan menjadi yang terbaik yang pernah ada."
Trump menambahkan kemungkinan akan digelar sekitar 10 pertandingan, menandakan acara tersebut berskala besar, bukan sekadar satu laga utama.
Dalam wawancara terpisah dengan Politico pekan lalu, Trump juga menyinggung strategi Partai Republik menghadapi pemilu paruh waktu, yang menurutnya akan sangat ditentukan oleh isu harga dan biaya hidup. Ia bahkan menegaskan posisinya sebagai pengambil keputusan akhir dalam setiap kesepakatan damai terkait perang Rusia-Ukraina.
(tfa)

