Banda Aceh (ANTARA) - Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana banjir di Simpang Opak, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah di Aceh Tamiang, Kamis, mengatakan kunjungan Presiden tersebut menegaskan fokus pemerintah pada tahap pemulihan, terutama percepatan penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak bencana.
"Tujuan Presiden ke Aceh Tamiang untuk meninjau langsung kondisi pembangunan hunian sementara yang dibangun oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara," kata Marzuki Ali Basyah.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah beberapa kali mengunjungi sejumlah lokasi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, antara lain di Kabupaten Aceh Tamiang, yang menjadi daerah dengan dampak bencana paling parah.
Baca juga: Tidak hanya rumah, Prabowo minta RS, Puskesmas, sekolah diperhatikan
Dalam kunjungannya itu Presiden menegaskan pemerintah memandang serius penanganan bencana dan berkomitmen untuk meringankan beban masyarakat.
Presiden juga mengapresiasi inisiatif Danantara dalam mempercepat pembangunan huntara serta meminta agar koordinasi antarinstansi dijalankan secara ketat, sehingga penanganan dapat berlangsung tertib dan tepat sasaran.
"Saya terima kasih kepada Danantara yang telah melakukan pekerjaan yang saya nilai baik, membangun hunian dalam waktu singkat dan ini merupakan sebuah prestasi. Ke depan saya minta Danantara berkoordinasi secara intensif dengan BNPB dan pemerintah daerah," kata Presiden Prabowo.
Presiden juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, serta menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana alam.
Baca juga: Prabowo: Danantara koordinasi dengan BNPB, pemda saat bangun hunian
Selain itu Presiden Prabowo juga meminta agar layanan dasar segera dipastikan kembali berfungsi, termasuk sekolah dan puskesmas, sehingga aktivitas masyarakat dapat berangsur-angsur normal.
Dalam peninjauan tersebut Presiden Prabowo didampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani, Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria, serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut Direktur Utama Hutama Karya (HK) Koentjoro dan Direktur Operasional II HK Gunadi.
Baca juga: AHY: Pemulihan Aceh Tamiang masuk tahap percepatan rekonstruksi
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah di Aceh Tamiang, Kamis, mengatakan kunjungan Presiden tersebut menegaskan fokus pemerintah pada tahap pemulihan, terutama percepatan penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak bencana.
"Tujuan Presiden ke Aceh Tamiang untuk meninjau langsung kondisi pembangunan hunian sementara yang dibangun oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara," kata Marzuki Ali Basyah.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah beberapa kali mengunjungi sejumlah lokasi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, antara lain di Kabupaten Aceh Tamiang, yang menjadi daerah dengan dampak bencana paling parah.
Baca juga: Tidak hanya rumah, Prabowo minta RS, Puskesmas, sekolah diperhatikan
Dalam kunjungannya itu Presiden menegaskan pemerintah memandang serius penanganan bencana dan berkomitmen untuk meringankan beban masyarakat.
Presiden juga mengapresiasi inisiatif Danantara dalam mempercepat pembangunan huntara serta meminta agar koordinasi antarinstansi dijalankan secara ketat, sehingga penanganan dapat berlangsung tertib dan tepat sasaran.
"Saya terima kasih kepada Danantara yang telah melakukan pekerjaan yang saya nilai baik, membangun hunian dalam waktu singkat dan ini merupakan sebuah prestasi. Ke depan saya minta Danantara berkoordinasi secara intensif dengan BNPB dan pemerintah daerah," kata Presiden Prabowo.
Presiden juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, serta menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana alam.
Baca juga: Prabowo: Danantara koordinasi dengan BNPB, pemda saat bangun hunian
Selain itu Presiden Prabowo juga meminta agar layanan dasar segera dipastikan kembali berfungsi, termasuk sekolah dan puskesmas, sehingga aktivitas masyarakat dapat berangsur-angsur normal.
Dalam peninjauan tersebut Presiden Prabowo didampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani, Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria, serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut Direktur Utama Hutama Karya (HK) Koentjoro dan Direktur Operasional II HK Gunadi.
Baca juga: AHY: Pemulihan Aceh Tamiang masuk tahap percepatan rekonstruksi


