Musik Keroncong Hangatkan Tahun Baru di Kampung Tugu

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

Brapa puluh tahun lalu

Beta masih kacil e

Beta ingat tempo dulu

Sio Mama gendong gendong beta e

Penggalan lirik dari lagu Sio Mama ciptaan Melky Goeslaw itu mengiringi warga Kampung Tugu, Cilincing, Jakarta Utara, saat bersilaturahmi ke rumah-rumah warga, Kamis (1/1/2026). Dengan alunan musik keroncong, nuansa sukacita terasa hangat. OrangTugu, sebutan warga Kampung Tugu, saling berpelukan sembari mengucapkan “Selamat tahun baru,”.

Kegiatan saling bersilaturahmi dari rumah ke rumah itu bernama Rabo-Rabo. Tradisi ini diadakan pada setiap 1 Januari untuk menyambut tahun baru. Keharmonisan ini menjadi tradisi yang selalu ditunggu-tunggu orang Tugu setiap pergantian tahun.

Rensyi Michiels, salah satu orang Tugu yang hampir tidak pernah absen mengikuti tradisi Rabo-Rabo. Ia bercerita, tradisi ini sudah ia lakukan sejak ia masih kecil. Keluarganya mengajak Rensyi ikut serta berkeliling untuk saling bermaafan ke rumah-rumah warga.

“Kita dari kecil setiap tahun pasti ada tradisi Rabo-Rabo ini, jadi setiap tahun tuh (tradisi) ini sesuatu yang kita rindukan gitu. Kita ketemu saudara, ketemu om tante, ketemu saudara semua, jadi yaudah, tradisi ini kita tunggu-tunggu, karena penuh dengan sukacita,” tutur Rensyi yang merupakan Ketua Ikatan Keluarga Besar Tugu.

Masyarakat rela mengeluarkan biaya pribadi untuk saling memberi makanan dan minuman kepada warga Kampung Tugu yang singgah bersilaturahmi. Beberapa makanan khas Kampung Tugu seperti gado-gado siram, kue pisang udang, dan pindang serani. Selain makanan, minuman beralkohol lekat dengan tradisi orang Tugu.

Seusai disambangi, pemilik rumah biasanya akan ikut berkeliling bersilaturahmi ke rumah warga yang lain. Itulah sebabnya tradisi ini bernama Rabo-Rabo atau yang berarti mengekor. Semakin banyak rumah yang disambangi, semakin banyak pula warga yang ikut berkeliling.

Silaturahmi berkeliling ini terus berlanjut hingga semua rumah di Kampung Tugu didatangi. Menurut Rensyi, pada masa sebelum ia lahir, tradisi ini bahkan bisa berlangsung hingga tiga hari. Orang-orang Tugu yang datang ke rumah warga belum boleh pergi jika belum menghabiskan minuman yang sudah disediakan. 

“Pada zaman sekarang akhirnya kita batasi misalkan dua atau tiga lagu di setiap rumah yang didatangi,” ucap Rensyi.

Tradisi Rabo-Rabo tidak lepas dengan musik keroncong yang menjadi ciri khas Kampung Tugu. Musik keroncong menjadi identitas kuat komunitas Mardijkers atau keturunan Portugis yang ada di Kampung Tugu. Musik ini menjadi perekat orang Tugu dalam setiap tradisi mereka. 

Dalam tradisi Rabo-Rabo, para pemain musik keroncong akan bernyanyi dan memainkan alat musik di depan rumah yang mereka sambangi. Alunan musik itu disambut nyanyian dari warga Kampung Tugu yang ikut dalam tradisi ini.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN
Rabo-Rabo merupakan tradisi orang Tugu, sebutan bagi warga Kampung Tugu, saat merayakan tahun baru yang digelar pada setiap 1 Januari 2025. Pada tradisi ini, orang tugu akan berkeliling menuju setiap rumah untuk bersilaturahmi dengan diiringi musik keroncong.

Santana Manurung, menjadi salah satu pengiring musik keroncong pada tradisi Rabo-Rabo kali ini. Sembari membawa gitar, Santana menyanyikan lagu-lagu populer hingga daerah Indonesia yang telah diubah menjadi aransemen keroncong. Sesekali pemilik rumah yang ia datangi meminta untuk dinyanyikan lagu yang disukainya. Tanpa berlama-lama, permintaan itu diamini Santana.

Vokalis dari grup musik Balle Keroncong itu sudah berlatih sepekan sebelum tradisi Rabo-Rabo berlangsung. Lagu-lagu yang dinyanyikannya juga merupakan lagu yang sering dibawakan ketika tampil di berbagai acara.

“Lagu-lagu yang dibawakan di tradisi Rabo-Rabo ini memang lagu-lagu yang sering dinyanyikan warga juga. Jadi kami sudah terbiasa,” ucap Santana yang juga masih keturunan Portugis.

Jika lagu Gelang Si Paku Gelang telah dibawakan, pertanda silaturahmi di rumah tersebut telah selesai. Dengan hangat kebersamaan para orang Tugu bernyanyi serentak. “Mari pulang, marilah pulang, marilah pulang, bersama-sama,”.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kapolri Nilai Masyarakat Patuhi Larangan Nyalakan Kembang Api pada Malam Tahun Baru
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Hore! Gaji Pensiunan PNS Cair Hari Ini
• 16 jam lalufajar.co.id
thumb
Goldman Sachs: Kinerja Saham Global Ungguli Obligasi dan Komoditas di 2025
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Pengunjung Ragunan Capai 100 Ribu Orang di Libur Tahun Baru
• 8 jam laludisway.id
thumb
KEK Tanjung Sauh Bisa Serap Tenaga Kerja Hingga 366 Ribu Jiwa
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.