Indonesia–Singapura Perluas Kerja Sama Pendidikan Tinggi dan Riset Strategis

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Pemerintah Indonesia dan Singapura sepakat memperluas kerja sama di bidang pendidikan tinggi dan riset sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia dan inovasi. Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng.

Pada kesempatan tersebut, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan kerja sama internasional perlu diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi pembangunan nasional, sejalan dengan kebijakan Diktisaintek Berdampak.

“Kerja sama ini harus memberi manfaat nyata, baik bagi pengembangan riset, peningkatan kualitas perguruan tinggi, maupun penguatan sumber daya manusia,” ujar Brian kutip Kamis, 1 Januari 2026.

Ia menyebut kolaborasi yang dibahas mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, pelatihan SDM, serta pengembangan bidang strategis seperti kecerdasan buatan, nanoteknologi, energi terbarukan, dan keberlanjutan lingkungan.

Brian juga menyoroti pentingnya pendekatan people-to-people contact dalam memperkuat hubungan antarperguruan tinggi, termasuk mendorong keterlibatan profesor senior Singapura sebagai mentor dan visiting professor di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas penguatan program pertukaran mahasiswa berbasis pengalaman lapangan. 

Tak hanya itu, mahasiswa Singapura didorong untuk belajar langsung di berbagai wilayah Indonesia guna memperdalam pemahaman terhadap konteks sosial dan tantangan pembangunan.

Selain itu, kerja sama pelatihan melalui Singapore Cooperation Programme (SCP) dinilai sejalan dengan upaya peningkatan kapasitas aparatur, akademisi, dan praktisi pendidikan tinggi di Indonesia.

Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng menyatakan kesiapan Singapura untuk melanjutkan kemitraan strategis dengan Indonesia di bidang pendidikan tinggi dan riset.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama yang telah terjalin dan memastikan manfaatnya dirasakan oleh kedua negara,” ujar Kwok.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk menjaga kesinambungan kerja sama serta memperluas kolaborasi yang berorientasi pada solusi dan pembangunan berkelanjutan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PNM perkuat program pemberdayaan selama 2025
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Hubungan Kedua Negara Tegang, 200 CEO Jepang Batalkan Kunjungan Tahunan ke China
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Viral Alumni UHO Diganti di PDDikti, Komisi X DPR Minta Penjelasan Kemendikti
• 16 jam laludetik.com
thumb
Zohran Mamdani Dilantik di Stasiun Kereta, Jadi Walkot New York Muslim Pertama
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Urgensi Penguatan Digitalisasi Penanggulangan Bencana di Indonesia
• 7 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.