Prabowo Setujui Pembentukan Satgas Kuala untuk Normalisasi Sungai

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Aceh Tamiang: Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembentukan Satgas Kuala usulan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin untuk menangani pendangkalan sungai di daerah terdampak bencana. Satgas ini fokus pada pengerukan lumpur sekaligus pengolahan air sungai menjadi air bersih.

"Kuala-kuala itu akan kita normalisasi, kita bongkar itu ya. Silakan Menteri Pertahanan dan TNI koordinasi dengan para gubernur. Cari dan bicara dengan ahli-ahli engineering dari BUMN Karya, Pekerjaan Umum (PU), hingga fakultas teknik. Ini adalah engineering work skala besar," ujar Prabowo dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang, dilansir Antara, Kamis, 1 Januari 2026.
 

Baca Juga :

Kunker Selesai, Prabowo Kembali dari Aceh ke Jakarta


Sjafrie menjelaskan strategi pengerukan (dredging) bertujuan mengangkut timbunan lumpur agar aliran sungai menuju laut kembali lancar. Selain itu, pendalaman kuala memudahkan pengiriman alat berat melalui jalur air langsung ke titik terdekat daratan tanpa harus melalui jalur darat yang sulit.

"Sungai Tamiang sebagai contoh mengalami pendangkalan. Kita lakukan dua kegiatan sekaligus, pendalaman sungai dan mobilisasi alat berat. Upaya besar ini juga mencakup pembersihan sisa-sisa kayu akibat bencana. Tidak hanya di Tamiang, tapi juga di Bireuen hingga Sibolga," lapor Sjafrie kepada Presiden.

Merespons usulan tersebut, Kepala Negara menegaskan agar jajarannya tidak mengkhawatirkan masalah anggaran. Presiden berkomitmen menambah alokasi dana demi kelancaran operasi kemanusiaan dan infrastruktur ini.

"Tadinya diajukan Rp51 triliun sekian, saya commit Rp60 triliun. Berapa pun yang kita butuhkan. Jika upaya dredging kuala itu membutuhkan tambahan biaya, tidak ada masalah," tegas Kepala Negara.


Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.

Usai mendapat lampu hijau dari Presiden, Menhan langsung membentuk Satgas Kuala yang melibatkan TNI AD. Satgas ini memiliki dua fungsi utama, yakni kru pendalaman kuala dan kru pemanfaatan air yang dilengkapi dengan water treatment system untuk mengubah air berlumpur menjadi air jernih.

Satgas Kuala dijadwalkan mulai beroperasi dalam waktu dua pekan ke depan. Sasaran pertama operasi besar ini ditetapkan di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wapres Gibran Targetkan Kompleks Parlemen IKN Rampung 2027
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Keren! Pertunjukan Drone Hiasi Langit Jakarta saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Bundaran HI
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo: Alam Harus Dihormati, Dirawat dan Tak Boleh Dirusak!
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Kamis 1 Januari 2026
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Cahaya Doa di Langit Yogya, 1.000 Balon Terbang di Malam Tahun Baru 2026
• 1 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.